Headline.co.id, Bojonegoro ~ Surabaya. Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial K, yang merupakan warga Bojonegoro, ditangkap oleh pihak kepolisian setelah diduga membunuh bayinya sendiri. Kejadian ini terungkap setelah majikannya, yang tinggal di kawasan Pesapen, Surabaya, melaporkan K kepada polisi. Majikan tersebut mencurigai adanya bau busuk yang berasal dari kotak styrofoam yang dibawa oleh K.
AKP Rina Shanty, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi pada 9 Desember 2025. Pada saat itu, majikan K meminta untuk membuka kotak styrofoam yang dibawanya sekitar pukul 09.24 WIB. Setelah dibuka, ditemukan mayat bayi laki-laki di dalam kotak tersebut. “Saat itu juga, sang majikan mendapati kalau ada mayat bayi laki-laki di dalamnya,” ujar Rina pada Jumat (2/1/26).
Setelah penemuan tersebut, pemilik rumah segera menghubungi pihak kepolisian. Tim Inafis Polrestabes Surabaya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan hasil olah TKP, bayi tersebut diduga meninggal dunia akibat kehabisan napas. “Setelah dilakukan olah TKP, bahwa benar mayat bayi laki-laki meninggal dunia diduga karena henti napas paksa pada mulut bayi,” ungkap Rina.
Jasad bayi tersebut kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk dievakuasi, sementara K diamankan ke Polrestabes Surabaya untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Berdasarkan pengakuan tersangka, dia menghabisi nyawa bayinya karena takut diketahui hamil dan dipecat oleh majikannya. “Dari hasil otopsi, bayi itu menderita luka memar pada ujung lidah, langit rongga mulut, dan leher sisi depan. Selain itu, ada alur jerat pada leher depan hingga belakang, dan resapan darah pada otot leher yang diakibatkan dari benda tumpul,” jelas Rina.





















