Headline.co.id, Jakarta ~ Jakarta. Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rustian, menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Hal ini mencakup tiga aspek utama yang harus dipahami dan disiapkan untuk memitigasi dampak bencana. Pernyataan ini disampaikan oleh Rustian pada Jumat (2/1/2026).
Rustian menjelaskan bahwa kesiapsiagaan sangat krusial mengingat seluruh provinsi di Indonesia memiliki potensi bencana alam. Indonesia sendiri terletak di kawasan cincin api pasifik (ring of fire), yang membuatnya rentan terhadap berbagai jenis bencana alam. “Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana sangat penting dipahami,” ujar Rustian.
Sebagai contoh, pemerintah saat ini sedang berupaya memulihkan dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di Ranah Minang, BNPB bersama Gubernur setempat telah membahas langkah-langkah yang perlu diambil untuk meminimalisir dampak bencana.
Rustian juga menyebutkan bahwa bencana di tiga provinsi tersebut telah menelan korban jiwa lebih dari 1.000 orang, dan masih banyak korban yang belum ditemukan. Di Provinsi Sumatera Barat, pemerintah dan keluarga korban telah sepakat untuk tidak melanjutkan pencarian dan evakuasi korban. “Di Provinsi Sumbar pemerintah bersama keluarga korban sudah mengikhlaskan untuk tidak melanjutkan pencarian dan evakuasi korban,” kata Rustian.
Ke depan, pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada para penyintas bencana di ketiga provinsi tersebut. BNPB juga mengapresiasi kinerja pemerintah provinsi dan daerah dalam menangani dampak bencana. “BNPB menyambut baik kinerja pemerintah provinsi dan daerah dalam menangani dampak bencana,” ujar Rustian.






















