Headline.co.id, Redelong ~ Balai Cipta Karya Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Bener Meriah membahas langkah-langkah penanganan akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta kebutuhan sarana pendukung untuk meningkatkan fungsi dan operasional TPA secara optimal. Pertemuan ini berlangsung pada Kamis (1/1/2026) dan dihadiri oleh Asisten II Setdakab Bener Meriah, Samusi Purnawira Dade, yang memberikan keterangan melalui sambungan telepon.
Pembahasan tersebut menitikberatkan pada perbaikan akses jalan menuju TPA dan penguatan infrastruktur pendukung pengelolaan sampah. Balai Cipta Karya Aceh mengarahkan agar Pemerintah Daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bener Meriah, yang dipimpin oleh Susnaini, segera menyusun Term of Reference (TOR) serta menginventarisasi seluruh usulan sarana dan prasarana yang diperlukan.
Usulan yang dimaksud mencakup perbaikan akses jalan menuju TPA, peningkatan infrastruktur pendukung, serta kebutuhan teknis lainnya yang dapat menunjang pengelolaan sampah agar lebih efektif dan berkelanjutan. Balai Cipta Karya Aceh juga menekankan pentingnya kelengkapan dokumen perencanaan, sehingga setiap usulan yang diajukan dapat ditindaklanjuti secara efektif dan terintegrasi dengan program yang telah ada.
DLH Kabupaten Bener Meriah dijadwalkan untuk menyiapkan TOR beserta seluruh usulan sarana pendukung tersebut pada hari berikutnya. Pada hari yang sama, Balai Cipta Karya Aceh juga melakukan pembagian tim untuk peninjauan langsung ke lokasi TPA. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kondisi eksisting akses dan fasilitas pendukung di lapangan, sehingga perencanaan penanganan dapat disusun secara lebih tepat sasaran. (JT/MC Bener Meriah)



















