Headline.co.id (Bantul) ~ Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Srandakan, tepatnya sebelah barat Warung Gojel, Dusun Pandak RT 01, Wijirejo, Pandak, Bantul, pada Rabu (1/10/2025) sekitar pukul 20.30 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan tiga orang mengalami luka, salah satunya patah tulang kaki kiri dan harus dirawat di rumah sakit.
Baca juga: Motor Tabrak Warung Angkringan di Pandak Bantul, Dua Orang Luka-Luka
Menurut laporan tertulis dari Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, kecelakaan melibatkan dua sepeda motor jenis Honda Beat dengan nomor polisi AB 4274 IG dan AB 4907 KW. Pengendara Honda Beat AB 4274 IG diketahui berinisial DE (18), seorang pelajar asal Poncosari, Srandakan. Ia mengalami luka lecet di bagian wajah namun dalam kondisi sadar.
Sementara itu, pengendara Honda Beat AB 4907 KW, R (62), seorang pensiunan asal Wijirejo, Pandak, juga mengalami luka ringan. Namun, pembonceng yang dibawa R, yakni AR (53) asal Ciamis, menderita patah kaki kiri dan segera dilarikan ke RS UII Pandak untuk mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan kronologi yang disampaikan, kedua motor melaju dari arah timur ke barat. Karena jarak terlalu dekat, motor yang dikendarai DE menabrak bagian belakang motor R hingga menyebabkan ketiganya terjatuh.
Baca juga: Modus Lubangi Tembok, Pencuri Gasak Uang dan Rokok dari Alfamart Bantul
“Kedua kendaraan sama-sama melaju dari arah timur ke barat. Karena jarak terlalu dekat, motor yang dikendarai saudari DE menabrak kendaraan di depannya,” jelas Iptu Rita.
Polisi yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk menolong korban, mengamankan barang bukti, serta mencatat keterangan saksi. Barang bukti kemudian diserahkan kepada piket Unit Laka Lantas Polres Bantul untuk proses lebih lanjut.
Dari peristiwa tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp1 juta. Iptu Rita menambahkan, pihak kepolisian mengimbau agar pengendara selalu menjaga jarak aman saat berkendara untuk mencegah kecelakaan serupa. “Kami mengingatkan agar pengendara lebih berhati-hati dan menjaga jarak, apalagi di malam hari dengan kondisi jalan yang tidak terlalu ramai,” pungkasnya.
Baca juga: Tanpa Riwayat Penyakit Serius, Guru Ngaji Ditemukan Tak Bernyawa di Ponpes Bantul





















