Headline.co.id (Gunungkidul) ~ Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengajar di salah satu SMK di Kabupaten Gunungkidul terciduk tengah berbuat mesum bersama seorang wanita di area ladang wilayah Piyaman 2, Wonosari, Jumat (18/7/2025) malam. Aksi tak senonoh tersebut membuat geger warga sekitar hingga viral di media sosial.
Baca juga: Kolaborasi Akademisi dan Guru, Ciptakan Generasi Adaptif Lewat Pelatihan AI
Dukuh Piyaman 2, Rahmad Widiyanto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, warga sempat melakukan mediasi dengan kedua pelaku dan memberikan sanksi berupa permintaan maaf secara terbuka serta kewajiban membersihkan lokasi tempat mereka berbuat asusila.
“Karena menimbulkan kegaduhan di sini, kita mohon agar minta maaf kepada masyarakat. Selain itu, karena lokasi mereka kotori, saya minta untuk dibersihkan,” ujar Rahmad kepada awak media, Sabtu (19/7/2025).
Viral di Media Sosial
Kejadian itu dengan cepat menyebar di media sosial setelah video amatir warga merekam proses penangkapan. Akun Instagram @sekilas_gunungkidul memposting kabar tersebut, lengkap dengan kronologi kejadian.
“Seorang P3K di (menyebut nama sekolah), Gunungkidul, digerebek warga tadi malam sekitar pukul 19.30 WIB saat warga ngolek gemak (mencari jangkrik). Kini telah dipulangkan ke wilayahnya di Gading, Playen setelah menjalani persidangan warga di Piyaman,” tulis akun tersebut.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah barang bukti seperti motor, helm, tikar, hingga celana dan jaket milik pelaku tertinggal di lokasi kejadian. Diduga, pria berinisial S sempat melarikan diri dalam kondisi belum mengenakan celana, sementara perempuan berinisial M masih berusaha memakai pakaian saat warga datang.
“Setelah disidang warga Piyaman, pelaku mengakui telah melakukan perbuatan tersebut dan diminta untuk meminta maaf karena lokasi wik-wikk di wilayah Piyaman. Kini kedua pasangan tersebut diserahkan ke pihak keluarga untuk mediasi lebih lanjut,” lanjut akun @sekilas_gunungkidul.
Baca juga: Tragis, Warga Ngireng-ireng Bantul Meninggal Tersengat Listrik Saat Perbaiki Pompa Air
Motor Ditinggal di Ladang
Rahmad menuturkan, peristiwa itu bermula saat warga mencurigai aktivitas tak wajar di ladang sekitar pukul 19.30 WIB. Setelah didekati, pria yang terlibat langsung berusaha kabur.
“Warga kami menemukan kecurigaan terhadap perbuatan itu. Lalu didekati, ternyata yang satu sudah lari dan yang satu masih berpakaian,” kata Rahmad.
Pelaku pria, yang belakangan diketahui adalah ASN berstatus P3K, meninggalkan motornya di lokasi kejadian saat melarikan diri. Kendaraan beserta identitasnya kemudian diamankan oleh warga sebagai barang bukti.
“Karena motor ditinggal, kita amankan termasuk identitas dan sebagainya, bisa dikatakan barang bukti perbuatan,” jelasnya.
Baca juga: Wisatawan Asal Amerika Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Berhasil Diselamatkan Tim Rescue
Keduanya Sudah Berkeluarga
Dari hasil interogasi warga, diketahui kedua pelaku bukanlah warga Piyaman melainkan berasal dari Kalurahan Gading, Playen. Keduanya diketahui sudah berkeluarga.
“Setelah ditanya, mereka mengakui melakukan perbuatan itu, padahal sudah berkeluarga semua. Yang laki-laki inisial S dan yang perempuan M. Keduanya dari Gading,” ungkap Rahmad.
Baca juga: KPK Bongkar Praktik Pemerasan di Kemenaker: Empat Pejabat Ditahan, Aliran Uang Capai Rp53,7 Miliar
Pihak kepolisian pun turut memantau peristiwa ini. Kapolsek Wonosari, Kompol Edy Purnomo, membenarkan telah menerima informasi terkait kejadian tersebut. Namun hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk ke kepolisian.
“Tidak ada laporan ke kantor,” kata Edy saat dikonfirmasi.
Baca juga: Seorang Pekerja Proyek Ditemukan Meninggal Mendadak di Lokasi Galian Cakar Ayam Bantul






















