Headline.co.id (Pemalang) — Pemerintah Kabupaten Pemalang resmi meluncurkan Portal Satu Data Pemalang, sebuah sistem pengelolaan data terpadu yang ditujukan untuk memperkuat fondasi pembangunan daerah berbasis informasi akurat. Peluncuran berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kompleks Kantor Bupati Pemalang, Rabu (18/6/2025), dan dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, serta instansi vertikal di daerah tersebut.
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif pembangunan portal tersebut. Menurutnya, kehadiran Satu Data Pemalang menjadi langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan transparan.
“Saya menyambut baik atas dibangunnya sistem pengelolaan data terpadu melalui portal Satu Data Pemalang,” ujar Bupati Anom dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan portal ini akan memberikan berbagai manfaat signifikan, mulai dari peningkatan akurasi dan keandalan data dalam proses pengambilan keputusan, hingga mendukung percepatan penyusunan kebijakan publik. Selain itu, sistem ini diharapkan dapat memperkuat perencanaan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh.
Lebih lanjut, Bupati Anom menyebut bahwa pengembangan portal ini juga telah mengacu pada Proses Bisnis Satu Data Indonesia, yang selaras dengan salah satu misi Kabupaten Pemalang, yakni Digitalisasi dalam kerangka RHAPSODI — akronim dari Resik, Hijau, Apik, Peduli, Silaturahmi, Organisatoris, Digitalisasi, dan Ikhlas.
“Pembangunan Portal Satu Data Pemalang sangat tepat dan sejalan dengan misi pemerintah daerah yang tengah kami susun, khususnya dalam hal pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pengelolaan data,” imbuhnya.
Bupati berharap, ke depan Satu Data Pemalang dapat menjadi landasan kokoh bagi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Pemalang dan turut mendorong terwujudnya visi PEMALANG BERCAHAYA — Bersih, Cakap, Handal, dan Mulya.
“Hal yang lebih penting, Satu Data Pemalang harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, sebagai bagian dari komitmen kami terhadap keterbukaan informasi publik,” tutupnya.
Dengan peluncuran ini, Pemalang menandai babak baru dalam pengelolaan data daerah yang lebih terintegrasi dan responsif, sekaligus memperkuat langkah menuju transformasi digital yang inklusif dan berorientasi pelayanan publik.





















