Sholat Tasbih: Keutamaan, Tata Cara, dan Bacaannya ~ Headline.co.id (Jakarta). Sholat tasbih merupakan salah satu sholat sunnah dengan keutamaan luar biasa yang dianjurkan untuk dilaksanakan secara rutin, baik setiap hari, setiap minggu, bahkan seumur hidup sekali. Ibadah ini dipercaya mampu menghapus dosa, mendatangkan pahala besar, dan memberikan ketenangan hati bagi pelakunya. Berikut adalah panduan lengkap mengenai sholat tasbih, mulai dari keutamaannya hingga tata cara pelaksanaannya.
Baca juga: Sholat Hajat: Memohon Pertolongan Allah SWT dalam Setiap Keinginan
Keutamaan Sholat Tasbih
- Pengampunan Dosa: Sholat tasbih diyakini mampu menghapus dosa-dosa, baik yang kecil maupun besar, serta dosa yang lama maupun yang baru. Ibadah ini menjadi sarana untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT.
- Pahala yang Besar: Melaksanakan sholat tasbih dengan penuh keikhlasan akan mendatangkan pahala yang berlipat ganda. Setiap bacaan tasbih dalam sholat ini membawa pahala yang luar biasa dari Allah SWT.
- Ketenangan Hati: Dengan kekhusyukan dan penghayatan yang mendalam, sholat tasbih membantu menenangkan hati dan pikiran, sehingga pelakunya merasa damai dan tenang dalam menjalani kehidupan.
Waktu Pelaksanaan Sholat Tasbih
- Sholat tasbih dapat dilaksanakan kapan saja, baik pada siang hari maupun malam hari.
- Waktu yang paling utama untuk melaksanakannya adalah pada malam hari, khususnya pada sepertiga malam terakhir, ketika suasana hening mendekatkan hati kepada Allah SWT.
Baca juga: Sholat Lailatul Qodar: Malam Penuh Kemuliaan dan Ampunan
Tata Cara Sholat Tasbih
Sholat tasbih terdiri dari empat rakaat. Terdapat dua pilihan cara pengerjaan, yaitu:
- Empat rakaat dengan satu salam: Biasanya dilakukan pada siang hari.
- Empat rakaat dengan dua salam (setiap dua rakaat salam): Umumnya dilakukan pada malam hari.
Berikut adalah tata cara pelaksanaannya secara umum:
- Niat: Niatkan dalam hati untuk melaksanakan sholat tasbih empat rakaat karena Allah Ta’ala.
- Takbiratul Ihram: Mulailah dengan mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga sambil mengucapkan “Allahu Akbar.”
- Doa Iftitah: Bacalah doa iftitah sebagai pembuka sholat.
- Membaca Surat Al-Fatihah: Bacalah surat Al-Fatihah dalam setiap rakaat.
- Membaca Surat Pendek: Setelah Al-Fatihah, bacalah salah satu surat pendek dari Al-Qur’an sesuai kemampuan, seperti Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau An-Nas.
- Membaca Tasbih (15 kali): Bacalah tasbih berikut sebanyak 15 kali: “Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar.”
- Rukuk: Lakukan rukuk dengan tuma’ninah dan bacalah tasbih 10 kali.
- I’tidal: Setelah rukuk, bangkit dan bacalah tasbih 10 kali.
- Sujud Pertama: Saat sujud, bacalah tasbih 10 kali dengan khusyuk.
- Duduk di antara Dua Sujud: Luangkan waktu sejenak untuk duduk sambil membaca tasbih 10 kali.
- Sujud Kedua: Lakukan sujud kedua dengan membaca tasbih 10 kali.
- Bangkit untuk Rakaat Kedua: Sebelum memulai rakaat kedua, bacalah tasbih 15 kali kemudian lanjutkan dengan membaca Al-Fatihah dan surat pendek seperti langkah 4 dan 5.
- Ulangi Langkah 6-11: Lakukan tata cara yang sama untuk setiap rakaat berikutnya hingga selesai empat rakaat.
- Tasyahud Akhir dan Salam: Setelah menyelesaikan empat rakaat, duduklah untuk membaca tasyahud akhir dan akhiri sholat dengan salam.
Jika melaksanakan 4 rakaat dengan dua salam, lakukan salam pada akhir setiap dua rakaat.
Baca juga: Tata Cara Sholat Qiyamul Lail: Ritual Mendekatkan Diri kepada Allah di Sepertiga Malam
Jumlah Bacaan Tasbih
- Tiap Rakaat: Dalam setiap rakaat, total bacaan tasbih yang harus dibaca mencapai 75 kali.
- Total Keseluruhan: Untuk empat rakaat, jumlah bacaan tasbih yang harus dipenuhi adalah 300 kali.
Tips dalam Melaksanakan Sholat Tasbih
- Kekhusyukan dan Penghayatan: Usahakan melaksanakan sholat tasbih dengan hati yang tenang dan penuh kekhusyukan agar setiap bacaan menjadi bermakna.
- Memahami Makna Bacaan: Pelajari makna dari setiap bacaan tasbih untuk meningkatkan keikhlasan dan konsentrasi selama sholat.
- Berjamaah Jika Memungkinkan: Sholat tasbih yang dilakukan secara berjamaah dapat menambah semangat dan memperkuat ikatan keimanan antar jamaah.
- Penyesuaian dengan Kondisi: Apabila tidak memungkinkan untuk berdiri lama, sholat tasbih dapat dilakukan sambil duduk agar tetap mendapatkan manfaat ibadah.
Sholat tasbih adalah salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar dalam menghapus dosa, mendatangkan pahala yang berlipat ganda, serta memberikan ketenangan hati. Dengan mengikuti tata cara pelaksanaan yang telah dijelaskan dan memahami makna setiap bacaan, sholat tasbih dapat menjadi sarana efektif untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon ampunan-Nya. Semoga panduan ini bermanfaat dan menjadi motivasi bagi Anda untuk rutin melaksanakan sholat tasbih serta mendapatkan keberkahan dan ketenangan dalam setiap langkah kehidupan.
Baca juga: Doa Ramadhan Hari ke-22: Menuntun Hati Menuju Pintu Surga dengan Penuh Harapan





















