Headline.co.id: Lebih dari 12.500 Mini Cooper EV Ditarik Kembali Akibat Risiko Kebakaran Baterai
Jakarta – Produsen mobil mewah BMW mengumumkan penarikan kembali lebih dari 12.500 unit Mini Cooper SE EV karena potensi risiko kebakaran baterai.
Penarikan kembali ini mempengaruhi Mini Cooper SE 2 Door Hardtop model tahun 2020-2024 yang diproduksi dari 21 Maret 2019 hingga 25 Januari 2024. BMW menyatakan bahwa kerusakan pada baterai bertegangan tinggi atau sistem tegangan tinggi dapat menyebabkan korsleting, panas berlebih, dan kebakaran, bahkan saat kendaraan tidak dalam keadaan menyala.
Penyebab pasti dari masalah ini masih belum diketahui, namun penyelidikan menunjukkan kesalahan isolasi di dalam baterai. Penarikan kembali ini merupakan respons terhadap dua insiden kebakaran yang terjadi pada Cooper SE di Amerika Serikat dan Jerman.
Meskipun belum ada laporan kecelakaan atau cedera yang terkait dengan masalah ini, BMW memperingatkan bahwa pemilik kendaraan yang terkena dampak harus segera menghubungi dealer resmi. Perbaikan akan dilakukan melalui pembaruan perangkat lunak yang menyertakan fungsi diagnostik untuk mendeteksi kerusakan pada baterai dan mengosongkan daya hingga di bawah 30%.
Penarikan kembali ini dijadwalkan mulai bulan Oktober. Pemilik kendaraan akan menerima pemberitahuan resmi dan dapat membawa mobil mereka ke dealer untuk perbaikan gratis.
“Keselamatan pelanggan adalah prioritas utama kami. Kami telah mengambil tindakan cepat untuk mengatasi masalah ini dan memastikan bahwa kendaraan kami aman untuk dikendarai,” ujar juru bicara BMW.
sumber: https://otomotif.antaranews.com/berita/4292987/mini-cooper-ev-ditarik-karena-baterai-berpotensi-sulut-kebakaran.





















