Highlight Berita:
Headline.co.id, Jakarta ~ Kemenangan Marc Marquez dalam sprint race Mandalika 2026 belum cukup untuk mempertahankan posisinya di puncak klasemen MotoGP. Pebalap Ducati Lenovo itu hanya mampu menyelesaikan balapan utama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di posisi keenam pada Minggu (11/10/2026) siang WIB. Balapan yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, dimenangkan Marco Bezzecchi, sementara Jorge Martin finis ketiga dan kembali merebut puncak klasemen. Marquez mengakui sengaja menerapkan strategi hati-hati setelah menyadari kecepatan para pesaingnya dalam balapan.
Hasil tersebut membuat persaingan perebutan posisi teratas klasemen MotoGP 2026 kembali berubah hanya dalam waktu satu hari. Marquez yang sebelumnya unggul empat poin atas Martin setelah sprint race kini kembali tertinggal dua poin dari pebalap Aprilia tersebut.
Meski kehilangan kepemimpinan klasemen, Marquez tidak menunjukkan kekecewaan atas hasil balapan utama. Pebalap berusia 33 tahun itu justru menilai keputusan menghindari risiko tambahan merupakan pilihan yang sesuai dengan situasi yang dihadapinya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kemenangan Sprint Race Mandalika Sempat Bawa Marquez ke Puncak
Marc Marquez mengawali rangkaian persaingan akhir pekan di Mandalika dengan hasil positif. Pada sprint race yang berlangsung Sabtu (10/10/2026), pebalap asal Spanyol tersebut berhasil keluar sebagai pemenang setelah menyelesaikan 13 putaran.
Marquez mencatatkan waktu 19 menit 37,125 detik untuk memenangi sprint race Mandalika. Kemenangan itu memberinya tambahan 12 poin sehingga koleksi angkanya meningkat menjadi 343 poin.
Tambahan tersebut sekaligus mengantarkan Marquez menggeser Jorge Martin dari puncak klasemen sementara MotoGP 2026. Martin yang menyelesaikan sprint race di urutan keempat memperoleh enam poin dan mengumpulkan 339 poin.
Dengan demikian, Marquez memasuki balapan utama pada Minggu dengan keunggulan empat poin atas Martin. Namun, persaingan keduanya kembali mengalami perubahan setelah hasil balapan utama ditentukan.
Marco Bezzecchi Menang, Marc Marquez Finis Keenam
Balapan utama MotoGP Indonesia 2026 berlangsung dengan persaingan ketat di barisan depan. Raul Fernandez yang memulai balapan dari pole position mampu mempertahankan posisi teratas setelah mendapat tekanan dari Marco Bezzecchi pada tikungan pertama.
Pada fase awal, Marquez menempati posisi ketiga di belakang Fernandez dan Bezzecchi. Namun, posisinya kemudian direbut Jorge Martin melalui manuver di tikungan ke-10.
Pedro Acosta juga memberikan tekanan kepada Marquez. Keduanya beberapa kali bertukar posisi sepanjang balapan, sementara Ai Ogura terus mendekat dari belakang.
Di barisan terdepan, Bezzecchi akhirnya berhasil melewati Fernandez pada putaran ke-19. Pebalap Italia itu kemudian mempertahankan keunggulannya hingga garis finis dengan catatan waktu 40 menit 46,580 detik.
Fernandez mengamankan posisi kedua dengan selisih 4,260 detik, disusul Jorge Martin di urutan ketiga dengan selisih 6,890 detik dari pemenang.
Sementara itu, Marquez kehilangan posisi kelima setelah disalip Ogura. Ia akhirnya finis keenam dengan selisih waktu 10,778 detik dari Bezzecchi.
Marc Marquez Memilih Tidak Mengambil Risiko Tambahan
Marquez menjelaskan bahwa keputusan untuk tidak memaksakan diri telah diambil ketika balapan memasuki fase pertengahan menuju akhir. Ia merasa dapat membaca kecepatan Acosta dan Ogura yang berada dalam persaingan langsung dengannya.
"Saat balapan tersisa 12 lap, saya sudah memahami situasinya. Saya bisa merasakan kecepatan para pembalap lain dan tahu bahwa (Pedro) Acosta serta (Ai) Ogura pada akhirnya akan menyalip saya," kata Marquez selepas race.
Menurut Marquez, ancaman juga datang dari Fabio Di Giannantonio yang berada tidak jauh di belakangnya. Namun, upaya pebalap tersebut tidak berlanjut hingga menghasilkan perubahan posisi terhadap Marquez.
"Mungkin Diggia juga bisa melakukannya, tetapi pada akhirnya dia tidak melanjutkan upayanya. Jadi, saya memang memilih strategi untuk tidak mengambil risiko tambahan," sambungnya.
Keputusan itu membuat Marquez menyelesaikan balapan tanpa harus mempertahankan posisi secara berlebihan ketika menghadapi tekanan dari para pesaingnya.
Aprilia Kuasai Empat Posisi Teratas MotoGP Mandalika
Hasil balapan utama juga memperlihatkan dominasi pebalap yang menggunakan motor Aprilia. Empat posisi teratas ditempati Bezzecchi, Fernandez, Martin, dan Ogura.
Bezzecchi dan Martin membela Aprilia Racing, sedangkan Fernandez serta Ogura memperkuat Trackhouse MotoGP. Keempatnya mampu mengungguli para pebalap Ducati, KTM, Yamaha, dan Honda yang turut menyelesaikan balapan.
Ogura mengamankan posisi keempat setelah melewati Pedro Acosta pada tikungan terakhir putaran ke-25. Acosta kemudian finis kelima, tepat di depan Marquez.
Alex Marquez menyelesaikan balapan di posisi ketujuh, diikuti Fabio Di Giannantonio, Fabio Quartararo, dan Enea Bastianini yang melengkapi sepuluh besar.
Empat pebalap dinyatakan gagal finis, yakni Toprak Razgatlioglu, Francesco Bagnaia, Jack Miller, dan Fermin Aldeguer.
Persaingan Klasemen MotoGP 2026 Kembali Berubah
Perbedaan hasil antara sprint race dan balapan utama berdampak langsung terhadap persaingan Marquez dan Martin dalam klasemen sementara MotoGP 2026.
Marquez sempat memimpin dengan 343 poin setelah memenangkan sprint race. Namun, Martin kembali mengambil alih posisi teratas berkat hasil podium ketiga pada balapan utama.
Selisih keduanya kini hanya dua poin, dengan Martin berada di depan Marquez. Kondisi tersebut menunjukkan ketatnya persaingan kedua pebalap berdasarkan hasil yang mereka raih selama akhir pekan di Mandalika.
Bagi Marquez, finis keenam juga menjadi pencapaian tersendiri karena untuk pertama kalinya ia mampu menyelesaikan balapan utama MotoGP di Sirkuit Mandalika setelah serangkaian kegagalan pada penyelenggaraan sebelumnya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















