Headline.co.id, Bandung ~ Poltekkes Kemenkes Bandung menyatakan perempuan dalam video bermuatan dewasa yang beredar di media sosial bukan mahasiswinya berdasarkan hasil penelusuran dan verifikasi internal. Pihak kampus menjelaskan bahwa desain pakaian serta atribut yang terlihat dalam rekaman tersebut tidak sesuai dengan seragam resmi institusi. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Mulawarman, pada Jumat (9/10/2026), mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Poltekkes Bandung mengenai persoalan itu. Klarifikasi disampaikan untuk meluruskan informasi yang mengaitkan perempuan dalam video tersebut dengan mahasiswi Poltekkes Kemenkes Bandung.
“Sudah ada penjelasan dari Poltekkes Bandung, bukan mahasiswi Poltekkes,” kata Aji saat dihubungi, sebagaimana dikutip dalam bahan pemberitaan Kompas.com.
Video berdurasi 13 menit tersebut beredar dengan dugaan bahwa perempuan di dalamnya mengenakan seragam Poltekkes Bandung. Pihak kampus kemudian menyampaikan sanggahan melalui keterangan tertulis yang diunggah di media sosial.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Hasil Verifikasi Kampus Membantah Klaim yang Beredar
Poltekkes Kemenkes Bandung menyatakan telah melakukan penelusuran dan verifikasi mendalam sebelum memberikan penjelasan mengenai perempuan dalam rekaman tersebut.
“Berdasarkan hasil penelusuran dan verifikasi mendalam telah dilakukan oleh pihak Poltekkes Kemenkes Bandung, individu dalam video tersebut bukan merupakan mahasiswi Poltekkes Kemenkes Bandung,” demikian bunyi klarifikasi tertulis pihak kampus.
Pernyataan itu membantah informasi yang menghubungkan pemeran perempuan dalam video dengan institusi pendidikan kesehatan tersebut. Kemenkes juga telah menerima penjelasan dari pihak Poltekkes Bandung melalui koordinasi yang disampaikan Aji.
Desain Seragam dan Letak Logo Tidak Sesuai
Dalam klarifikasinya, pihak kampus turut menjelaskan ketidaksesuaian pakaian yang dikenakan perempuan dalam video dengan atribut resmi mahasiswa. Perbedaan tersebut mencakup desain seragam, bentuk logo, penempatan logo, serta identitas visual lainnya.
“Desain seragam, bentuk dan tata letak logo, serta identitas visual lainnya yang terlihat dalam video tersebut sama sekali tidak merepresentasikan seragam dan atribut resmi mahasiswa/i Poltekkes Kemenkes Bandung,” tulis pihak kampus.
Ketidaksesuaian atribut tersebut menjadi bagian dari penjelasan Poltekkes Bandung dalam menyanggah klaim yang beredar. Pihak kampus menyayangkan pengaitan video itu dengan institusinya karena berpotensi merugikan nama baik Poltekkes Kemenkes Bandung.
Masyarakat Diimbau Tidak Menyebarkan Informasi yang Belum Terverifikasi
Poltekkes Kemenkes Bandung mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan video maupun informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Masyarakat juga diminta bijak dalam menggunakan media sosial.
“Penyebaran konten maupun informasi yang tidak akurat dapat menimbulkan dampak negatif dan berpotensi melanggar ketentuan peraturan undang-undang yang berlaku,” tulis pihak kampus.
Melalui klarifikasi tersebut, Poltekkes Kemenkes Bandung menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas institusi sekaligus mendukung penyebaran informasi yang benar, akurat, dan bertanggung jawab.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















