Headline.co.id ~ DUMAI — Pemerintah Kota Dumai melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai dan DPD KNPI Kota Dumai membagikan 1.000 masker N95 secara gratis kepada masyarakat. Pembagian masker untuk mengurangi risiko paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) itu berlangsung pada Rabu (7/10/2026) pagi mulai pukul 08.30 WIB. Kegiatan dipusatkan di depan SPBU COCO Kota Dumai dan diinisiasi PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai dengan melibatkan tim Agent of Change (AoC) Pertamina serta pengurus DPD KNPI Kota Dumai.
Aksi tersebut dilakukan karena sejumlah wilayah Kota Dumai masih diselimuti kabut asap tipis hingga sedang. Kondisi itu diduga dipengaruhi pergerakan asap dari luar wilayah Dumai yang terbawa angin dan dinamika atmosfer di Sumatra.
Kabut Asap Dumai Jadi Respons Kolaborasi Lintas Sektor
Pembagian masker N95 menjadi langkah perlindungan bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan di tengah kondisi kabut asap. Kegiatan itu juga menjadi bentuk kolaborasi pemerintah daerah, dunia usaha, dan organisasi kepemudaan dalam mengurangi dampak karhutla.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Mewakili Area Manager Communication, Relations & CSR RU Dumai, Gatra Wira, mengatakan pembagian masker tersebut merupakan bentuk komitmen dan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat.
“Bagi Pertamina, kepedulian kepada masyarakat bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi tentang hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ungkap Gatra di sela-sela kegiatan.
Menurut Gatra, masker N95 dibagikan sebagai salah satu upaya untuk membantu masyarakat mengurangi risiko paparan asap ketika beraktivitas. Pertamina, kata dia, ingin terus bekerja sama dengan pemerintah dan berbagai pihak dalam menjaga kesehatan, keselamatan, serta ketahanan masyarakat.
“Sebagai bagian dari masyarakat Dumai, Pertamina ingin terus hadir dan berkolaborasi bersama pemerintah serta berbagai pihak dalam menjaga kesehatan, keselamatan, dan ketahanan masyarakat. Semoga langkah kecil ini dapat memberikan manfaat nyata. Karena bagi kami, menjaga masyarakat adalah bagian dari tanggung jawab bersama,” tegasnya.
KNPI Nilai Masker N95 Penting bagi Warga
Ketua DPD KNPI Kota Dumai Nanda Aulia Rahmat mengapresiasi langkah Pertamina Patra Niaga dan BPBD Kota Dumai yang bergerak cepat merespons dampak kabut asap. Menurut dia, meskipun asap diduga berasal dari wilayah luar Dumai, dampaknya tetap dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami sangat menyambut baik inisiatif PT Pertamina Patra Niaga yang bergerak cepat merangkul BPBD dan pemuda. Walau kabut asap ini merupakan kiriman dari wilayah luar, dampaknya tetap dirasakan langsung oleh warga Dumai. Pembagian masker N95 ini sangat krusial untuk melindungi saluran pernapasan masyarakat saat beraktivitas di luar ruang,” ujar Nanda.
Ia menyebut keterlibatan pemuda dalam kegiatan tersebut memperkuat dukungan masyarakat terhadap upaya perlindungan warga dari dampak penurunan kualitas udara akibat asap.
BPBD Dorong Penguatan Mitigasi Karhutla
Kepala BPBD Kota Dumai Wahyu Wicaksono mengatakan pembagian 1.000 masker N95 merupakan bentuk nyata kolaborasi lintas sektor untuk memitigasi dampak karhutla, terutama dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari paparan asap dan penurunan kualitas udara.
“Kegiatan pembagian 1.000 masker N95 kepada masyarakat hari ini merupakan bentuk nyata kolaborasi dalam upaya mitigasi dampak karhutla, khususnya dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari paparan asap dan penurunan kualitas udara,” ujarnya.
Wahyu menyampaikan penghargaan kepada PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, khususnya tim Agent of Change, serta DPD KNPI Kota Dumai atas kepedulian dan kontribusinya dalam mendukung penanggulangan bencana.
Ia menegaskan, penanggulangan bencana membutuhkan keterlibatan pemerintah, dunia usaha, organisasi kepemudaan, TNI/Polri, komunitas, dan masyarakat. Sinergi berbagai pihak diperlukan dalam pencegahan dan mitigasi, kesiapsiagaan, serta penanganan dampak bencana.
Menurut Wahyu, aksi Pertamina Patra Niaga RU II Dumai tersebut menjadi contoh konkret peran dunia usaha dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui kepedulian sosial dan kolaborasi.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus diperkuat dan dikembangkan, tidak hanya dalam menghadapi karhutla dan dampak asap, tetapi juga dalam berbagai upaya pengurangan risiko bencana di Kota Dumai, termasuk peningkatan edukasi masyarakat, kesiapsiagaan, sistem peringatan dini, serta perlindungan masyarakat di wilayah yang memiliki risiko bencana,” lanjutnya.
Wahyu berharap sinergi berkelanjutan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat memperkuat upaya pengurangan risiko bencana sekaligus mewujudkan Kota Dumai yang tangguh bencana.
“Bersama kita kurangi risiko, bersama kita lindungi masyarakat, bersama kita bangun Kota Dumai yang tangguh bencana. Mitigasi adalah tanggung jawab kita bersama: pemerintah hadir, dunia usaha berkontribusi, dan masyarakat semakin siap,” tutupnya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















