Headline.co.id, Padang ~ SMK Sekolah Menengah Teknologi Industri (SMTI) Padang mencatat tingkat serapan lulusan sebesar 70–90 persen ke dunia usaha dan industri, baik nasional maupun internasional. Sekolah di bawah naungan Kementerian Perindustrian itu memperkuat keterkaitan pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja melalui pengembangan kompetensi teknis dan karakter peserta didik. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat membuka Chatalist Scout Competition di halaman SMK SMTI Padang, Kamis (8/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Lustrum XII atau peringatan HUT ke-60 SMK SMTI Padang yang berlangsung pada 8–10 Oktober 2026.
Serapan Lulusan SMK SMTI Padang Capai 70–90 Persen
Capaian serapan lulusan tersebut menjadi indikator keterhubungan pendidikan yang diberikan SMK SMTI Padang dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Lulusan sekolah itu terserap di berbagai sektor industri pada tingkat nasional maupun internasional.
Maigus mengatakan, pendidikan vokasi tidak cukup hanya membekali peserta didik dengan kompetensi teknis. Menurut dia, karakter juga perlu dibentuk agar lulusan mampu memenuhi tuntutan lingkungan kerja yang terus berkembang.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Dunia industri saat ini sangat membutuhkan individu yang beretika, terampil, dan dapat dipercaya,” ujar Maigus saat membuka Chatalist Scout Competition.
Ia menambahkan, penguatan karakter harus berjalan seiring dengan pengembangan kecerdasan dan keterampilan. Sikap disiplin, kemandirian, kemampuan berkomunikasi, serta kerja sama dinilai menjadi modal penting bagi generasi muda untuk beradaptasi dengan lingkungan profesional.
Menurut Maigus, pembentukan karakter tersebut tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di dalam kelas. Kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang pembelajaran di luar kelas untuk melatih peserta didik bekerja dalam tim, menyelesaikan tantangan, dan mengambil keputusan secara bersama-sama.
Pengalaman tersebut dinilai relevan bagi generasi yang dipersiapkan menghadapi Indonesia Emas 2045. Kemampuan berkolaborasi dan beradaptasi menjadi bagian dari bekal yang diperlukan ketika peserta didik melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
Chatalist Scout Competition Latih Karakter Peserta
Chatalist Scout Competition merupakan perlombaan Pramuka tingkat Penggalang yang diikuti peserta dari SMP sederajat se-Kota Padang. Kompetisi ini berlangsung selama tiga hari, 8–10 Oktober 2026, sebagai bagian dari peringatan HUT ke-60 SMK SMTI Padang.
Kepala SMK SMTI Padang Sylvi mengatakan, kompetisi tersebut dirancang untuk menumbuhkan kedisiplinan, kemandirian, serta kemampuan komunikasi peserta. Nilai-nilai itu dinilai penting bagi siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya atau mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Selain mengembangkan karakter, kegiatan berbasis kompetisi memberi kesempatan kepada peserta untuk menguji kemampuan dalam situasi yang berbeda dari pembelajaran rutin di sekolah. Peserta ditantang menerapkan kemampuan mereka melalui rangkaian kegiatan yang mendorong kerja sama dan penyelesaian masalah.
Ketua Pelaksana Masna Ainul mengatakan, Chatalist Scout Competition juga menjadi ruang untuk memperkenalkan lingkungan dan keunggulan SMK SMTI Padang kepada masyarakat. Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana memperkenalkan pendidikan vokasi yang dikembangkan sekolah.
Rangkaian Lustrum XII Libatkan Siswa dan Alumni
Lustrum XII SMK SMTI Padang mengusung tema “Berkarya Bersama, Mandiri, Berdaya, Berjaya di Kancah Global”. Selain Chatalist Scout Competition, rangkaian peringatan tersebut menghadirkan sejumlah agenda yang melibatkan siswa dan alumni.
Kegiatan lain yang digelar meliputi Sarasehan Alumni, Lomba Tarik Tambang Digital, Lomba Sains, serta Lomba Tata Ruang 5R antarkelas. Beragam agenda itu menjadi ruang pengembangan kemampuan siswa dari berbagai sisi.
Kompetisi Pramuka diarahkan untuk mengasah karakter dan kerja sama, sedangkan Lomba Sains mendorong kemampuan berpikir serta pemecahan masalah. Lomba Tata Ruang 5R mendorong budaya kerja yang tertib dan efisien.
Sementara itu, Lomba Tarik Tambang Digital memadukan unsur kompetisi dengan pemanfaatan teknologi. Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan upaya SMK SMTI Padang menghadirkan pengalaman belajar yang lebih beragam bagi peserta didik.
Bagi SMK SMTI Padang, pengembangan kompetensi teknis dan karakter merupakan bagian dari upaya menyiapkan lulusan yang siap menghadapi kebutuhan dunia industri. Tingkat serapan lulusan sebesar 70–90 persen menjadi salah satu capaian yang menunjukkan keterhubungan pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan industri.
Ke depan, penguatan kompetensi teknis dan karakter diharapkan semakin memperbesar kesiapan siswa menghadapi perubahan dunia kerja, termasuk persaingan di tingkat global.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.






