Headline.co.id, Padang ~ Balap motor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatra Barat XVI 2026 di Padang menjadi ajang menjaring dan membina pembalap muda untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional hingga internasional. Pertandingan yang dibuka pada Kamis (8/10/2026) di Sirkuit Nonpermanen Lanud Sutan Sjahrir, Padang, diikuti sembilan kontingen kabupaten dan kota se-Sumatra Barat. Pemerintah Kota Padang menjajaki pembangunan sirkuit balap motor permanen di Kecamatan Koto Tangah setelah pelaksanaan Porprov untuk memperkuat pembinaan atlet dan menyediakan ruang latihan resmi. Langkah tersebut juga diarahkan untuk menyalurkan minat generasi muda sekaligus mengurangi potensi balap liar di jalan raya.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan Porprov tidak hanya berorientasi pada perebutan medali. Menurut dia, kompetisi tingkat provinsi tersebut menjadi ruang untuk menemukan atlet potensial yang dapat dibina secara berkelanjutan dan diproyeksikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Porprov menjadi momentum untuk menjaring dan membina atlet potensial agar siap melangkah ke tingkat nasional maupun internasional,” kata Maigus saat membuka pertandingan cabang olahraga balap motor Porprov Sumatra Barat XVI 2026 di Sirkuit Nonpermanen Lanud Sutan Sjahrir, Padang, Kamis (8/10/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Padang Jajaki Pembangunan Sirkuit Permanen
Maigus menyebut pembinaan yang konsisten perlu ditopang fasilitas olahraga yang memadai. Atas dasar itu, Pemerintah Kota Padang menjajaki rencana pembangunan sirkuit balap motor permanen di kawasan Kecamatan Koto Tangah setelah Porprov.
Fasilitas permanen tersebut diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan kompetisi sekaligus menyediakan tempat latihan yang lebih terarah bagi pembalap muda. Keberadaan sirkuit juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga otomotif di daerah.
Pemerintah Kota Padang menilai ruang berkompetisi dan berlatih secara resmi penting untuk mengarahkan minat anak muda ke kegiatan yang positif. Dengan tersedianya fasilitas dan arena resmi, potensi aksi balap liar di jalan raya diharapkan dapat dikurangi.
Pembinaan atlet, menurut konteks pengembangan olahraga balap motor, tidak cukup hanya mengandalkan kompetisi. Atlet juga membutuhkan tempat latihan, program pembinaan, serta kompetisi berjenjang agar kemampuan mereka meningkat secara berkelanjutan.
Sekretaris Umum KONI Sumatra Barat Anandya Dipo Pratama mengatakan pembinaan melalui Porprov diharapkan menjadi modal bagi atlet untuk menghadapi Babak Kualifikasi PON 2027 dan PON 2028.
Performa atlet selama Porprov dapat menjadi salah satu pijakan untuk memetakan potensi sekaligus kebutuhan pembinaan menuju ajang olahraga yang lebih tinggi. Dari hasil kompetisi tingkat provinsi, atlet potensial diharapkan dapat diproyeksikan mengisi skuad daerah pada kompetisi nasional.
Pembinaan tersebut juga membuka peluang bagi pembalap Sumatra Barat untuk tampil di level internasional. Karena itu, keberlanjutan program dan dukungan fasilitas menjadi faktor penting dalam proses regenerasi pembalap.
Diikuti Sembilan Kontingen Selama Dua Hari
Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Padang Donal Elfian mengatakan pertandingan balap motor Porprov berlangsung selama dua hari. Kompetisi itu diikuti sembilan kontingen kabupaten dan kota se-Sumatra Barat.
Penyelenggara menerapkan regulasi pembatasan usia bagi peserta serta mewajibkan penggunaan sepeda motor dengan spesifikasi standar pabrik. Ketentuan tersebut dirancang untuk mendorong munculnya pembalap baru dan memastikan pertandingan berjalan dalam koridor pembinaan.
Format pertandingan itu membuat balap motor Porprov tidak hanya menitikberatkan hasil akhir. Ajang tersebut juga menjadi bagian dari proses pencarian dan pematangan talenta balap motor Sumatra Barat.
Dengan pembinaan berkelanjutan, fasilitas yang mendukung, dan kompetisi berjenjang, Porprov diharapkan memperkuat regenerasi pembalap di Sumatra Barat. Atlet yang teridentifikasi memiliki potensi selanjutnya dapat dipersiapkan untuk memperkuat skuad daerah menuju kompetisi nasional dan berpeluang tampil di tingkat internasional.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















