Headline.co.id ~ Maximo Quiles berpeluang memastikan gelar juara dunia Moto3 2026 pada Grand Prix Indonesia akhir pekan ini. Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team tersebut datang dengan keunggulan 127 poin atas para pesaingnya, sementara hanya 125 poin yang masih tersedia setelah balapan di Indonesia. Quiles akan menjadi juara dunia jika mampu meninggalkan Indonesia dengan keunggulan minimal 125 poin. Penentuan gelar itu berlangsung pada balapan Moto3 yang dimulai pukul 12.00 waktu setempat atau UTC+8 pada Minggu.
Persaingan gelar Moto3 musim ini masih melibatkan empat pembalap. Selain Quiles, Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo, David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP, dan Brian Uriarte yang juga memperkuat Red Bull KTM Ajo masih berada dalam persaingan matematis.
Dengan keunggulan yang dimilikinya, Quiles berpeluang mengendalikan sendiri jalan menuju gelar juara dunia. Hasil balapan di Sirkuit Mandalika—yang dalam sumber disebut sebagai GP Indonesia—akan menjadi penentu apakah pembalap bernomor 28 itu dapat mengakhiri persaingan lebih awal atau harus menunggu seri berikutnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Skenario Quiles Juara Dunia Moto3
Kemenangan di GP Indonesia akan langsung memastikan Quiles menjadi juara dunia Moto3, terlepas dari hasil yang diraih para rivalnya. Skenario itu membuat posisi finis pembalap lain tidak lagi berpengaruh terhadap perhitungan gelar.
Quiles juga akan meraih gelar jika finis di posisi kedua, dengan syarat Almansa mengakhiri balapan di posisi ketiga atau lebih rendah. Sementara itu, jika Quiles finis ketiga, ia tetap dapat mengunci gelar apabila Almansa finis di posisi keempat atau lebih rendah.
Perhitungan tersebut menunjukkan bahwa Quiles tidak harus memenangkan balapan untuk memastikan gelar. Namun, hasil Almansa menjadi faktor penting, khususnya apabila pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu tidak finis di posisi pertama.
Hasil di Luar Podium Membuka Persaingan
Jika Quiles finis di luar podium, peluang para pesaing untuk memperpanjang persaingan gelar akan semakin besar. Saat Quiles menyelesaikan balapan di posisi keempat, Carpe harus finis di posisi kedua atau lebih rendah agar tetap berada dalam perhitungan. Pada skenario yang sama, Almansa harus finis di posisi kelima atau lebih rendah.
Situasinya menjadi lebih rumit apabila Quiles finis di luar lima besar. Posisi keenam atau lebih rendah akan kembali membuka peluang bagi Uriarte untuk bersaing dalam perebutan gelar juara dunia Moto3.
Dengan demikian, setiap posisi finis Quiles di GP Indonesia memiliki konsekuensi langsung terhadap klasemen. Kemenangan akan memastikan gelar tanpa syarat, sedangkan posisi kedua dan ketiga masih bergantung pada hasil Almansa. Jika finis keempat atau lebih rendah, hasil Carpe, Almansa, bahkan Uriarte ikut menentukan kelanjutan persaingan.
Musim Terbaik Quiles
Peluang Quiles merebut gelar juara dunia tidak terlepas dari performanya sepanjang musim 2026. Dari 16 seri yang telah berlangsung, pembalap tersebut mencatatkan sembilan kemenangan dan 14 podium.
Catatan itu menempatkan Quiles sebagai pembalap paling dominan dalam persaingan Moto3 musim ini. Ia juga telah mengumpulkan 52 poin lebih banyak dibandingkan total perolehan poinnya sepanjang musim 2025.
Keunggulan 127 poin yang dibawa Quiles menuju GP Indonesia menjadi modal penting untuk menghadapi seri yang berpotensi menentukan gelar. Setelah balapan di Indonesia, hanya 125 poin yang tersisa untuk diperebutkan. Karena itu, Quiles cukup menjaga keunggulannya agar tetap berada di angka minimal 125 poin untuk memastikan statusnya sebagai juara dunia Moto3 2026.
Balapan Moto3 GP Indonesia akan dimulai pada pukul 12.00 waktu setempat atau UTC+8 pada Minggu. Seri tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi Quiles untuk mengakhiri persaingan gelar setelah menjalani musim dengan sembilan kemenangan dan 14 podium dari 16 putaran.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.






