Headline.co.id, Nagan Raya ~ Suka Makmue – Bencana hidrometeorologi berdampak pada 97,5 hektare lahan pertanian di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Untuk mempercepat pemulihan aktivitas pertanian, pemerintah menyalurkan 21 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani terdampak pada Selasa (6/10/2026). Bantuan tersebut diserahkan Bupati Nagan Raya TR Keumangan di halaman Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Nagan Raya, Kompleks Perkantoran Suka Makmue. Penyaluran dilakukan karena sebagian lahan pertanian mengalami kerusakan berat, sedangkan lahan lainnya memerlukan rehabilitasi agar kembali dapat digunakan.
Bantuan alsintan itu terdiri atas 17 unit traktor tangan dan empat unit mesin perontok padi. Seluruhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Pertanian.
Kepala DTPHP Kabupaten Nagan Raya Marzuki mengatakan bantuan tersebut ditujukan untuk membantu kelompok tani kembali menjalankan aktivitas pertanian di wilayah yang terdampak bencana.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Alhamdulillah, ini merupakan hasil komunikasi langsung Bapak Bupati dengan pihak kementerian,” kata Marzuki.
Kerusakan Lahan Pertanian Nagan Raya
Berdasarkan pendataan DTPHP Nagan Raya, dari total 97,5 hektare lahan pertanian yang terdampak, sekitar 43 hektare mengalami kerusakan berat. Sementara itu, sekitar 54,5 hektare lainnya masuk kategori rusak sedang dan ringan.
Kerusakan tersebut membuat pemulihan sektor pertanian menjadi salah satu bagian penting dalam penanganan pascabencana di Beutong Ateuh Banggalang. Selain mendukung ketersediaan pangan, pertanian menjadi sumber mata pencaharian masyarakat sekaligus penggerak perekonomian daerah.
TR Keumangan mengatakan pemerintah menyalurkan alsintan sebagai bagian dari upaya mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah yang terdampak bencana.
“Pertanian tidak hanya berkaitan dengan penyediaan pangan, tetapi juga menjadi sumber mata pencaharian masyarakat dan penggerak perekonomian daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan pemerintah terus berupaya mempercepat pemulihan wilayah Beutong Ateuh Banggalang setelah bencana hidrometeorologi.
“Kita terus berupaya agar Beutong Ateuh ini segera pulih,” katanya.
Rehabilitasi Lahan Sawah Disiapkan
Untuk lahan yang mengalami kerusakan sedang dan ringan, DTPHP Nagan Raya menyiapkan penanganan melalui program rehabilitasi lahan sawah dari Kementerian Pertanian.
Menurut Marzuki, proses tersebut kini berada pada tahap kontrak dengan kelompok tani.
“Untuk lahan yang mengalami kerusakan sedang dan ringan, akan segera kami tangani melalui program rehabilitasi lahan sawah dari Kementerian Pertanian. Saat ini kami dalam proses kontrak dengan kelompok tani,” jelasnya.
Dengan penyaluran 21 unit alsintan dan rencana rehabilitasi lahan sawah, pemulihan pertanian di Beutong Ateuh Banggalang dilakukan melalui dukungan peralatan serta perbaikan lahan. Bantuan tersebut diharapkan membantu kelompok tani kembali menjalankan kegiatan pertanian di wilayah terdampak.
Pemkab Dorong Pemulihan Pascabencana
Selain pemulihan pertanian, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya terus mendorong pemerintah pusat mempercepat pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana. Pemkab juga mendorong normalisasi sungai, perbaikan jaringan irigasi, serta pembangunan kembali fasilitas pendidikan yang rusak.
TR Keumangan menjelaskan, pembangunan hunian tetap, normalisasi sungai, perbaikan irigasi, dan pembangunan kembali fasilitas pendidikan merupakan penanganan yang sumber anggaran serta pelaksanaannya berada di pemerintah pusat.
“Untuk hal ini, sumber anggaran dan pelaksanaannya ada di pemerintah pusat. Karena itu, kita terus berkoordinasi dan mendorong agar penanganannya dapat dipercepat,” jelasnya.
Dalam proses pemulihan tersebut, Bupati Nagan Raya mengajak masyarakat Beutong Ateuh Banggalang menjaga persatuan dan kebersamaan. Ia juga meminta warga tidak mudah terprovokasi selama penanganan pascabencana berlangsung.
“Saya mengimbau masyarakat Beutong Ateuh Banggalang untuk tetap menjaga kekompakan, persaudaraan, dan kebersamaan. Jangan mudah terprovokasi,” tegasnya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















