Headline.co.id, Bandung ~ PERSIB U20 menang 4-0 atas PSIS Semarang pada pertandingan kedua babak pendahuluan Grup B Elite Pro Academy (EPA) ONE di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Minggu, 4 Oktober 2026. Kemenangan tersebut membuat Persib U20 mengoleksi enam poin dan berada di puncak klasemen sementara Grup B. Tim Maung Ngora meraih hasil itu melalui gol M. Fathur Rahmat Putra, Ibnu Sabian Sinulingga, serta dua gol Eriko Sulastiano. Persib U20 mencatatkan kemenangan tersebut setelah melakukan rotasi pemain dari pertandingan sebelumnya.
M. Fathur Rahmat Putra membuka keunggulan Persib U20 pada menit ke-24. Setelah itu, Ibnu Sabian Sinulingga menggandakan keunggulan pada menit ke-65.
Eriko Sulastiano kemudian mencetak dua gol tambahan. Gol pertamanya tercipta pada menit ke-67, sebelum ia kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-89.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Hasil itu memastikan Persib U20 menyapu bersih kemenangan dalam dua pertemuan dengan PSIS Semarang. Namun, kemenangan besar tersebut belum sepenuhnya memuaskan pelatih Persib U20, Dodik Wahyudi.
Persib U20 di Puncak Klasemen Grup B
Tambahan tiga poin membuat Persib U20 berada di puncak klasemen sementara Grup B dengan nilai enam. Persib memiliki jumlah poin yang sama dengan Persis Solo, yang juga meraih kemenangan pada pertandingan lainnya.
Persis Solo menang 5-0 atas Persijap Jepara. Sementara itu, Persib U20 mengamankan kemenangan 4-0 atas PSIS Semarang melalui kontribusi empat gol dari tiga pemain.
Pelatih Persib U20, Dodik Wahyudi, bersyukur atas hasil yang diraih timnya. Ia menilai kemenangan tersebut menjadi hasil positif setelah tim melakukan rotasi pemain dari pertandingan sebelumnya.
“Alhamdulillah, kami dapat 3 poin hari setelah rotasi pemain dari pertandingan sebelumnya. Sebenarnya, ada yang masih mengecewakan, yaitu banyaknya peluang yang terbuang tapi, saya percaya, kami akan berprogres,” kata Dodik setelah laga.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Dodik masih melihat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki meskipun Persib U20 menang dengan selisih empat gol. Salah satu catatan utama pelatih adalah penyelesaian akhir karena timnya masih membuang banyak peluang.
Dodik Soroti Mentalitas Bertanding
Selain efektivitas serangan, Dodik menyoroti mentalitas bertanding para pemain Persib U20. Menurut dia, kualitas pertahanan tim menurun ketika para pemain berada dalam posisi unggul.
Situasi itu terlihat pada akhir babak kedua. PSIS Semarang mampu memberikan sejumlah ancaman ke pertahanan Persib U20 setelah tim Maung Ngora unggul jauh.
Meski demikian, gawang Persib U20 tetap tidak kebobolan hingga pertandingan berakhir. Persib U20 pun menutup laga dengan kemenangan 4-0 atas PSIS Semarang.
Dodik menilai para pemain menjadi lebih santai setelah unggul. Kondisi tersebut membuat PSIS Semarang memperoleh beberapa peluang, sesuatu yang tidak diinginkan oleh tim pelatih.
“Ternyata, di pertandingan tadi terlihat juga mentalitas anak-anak. Mereka dalam keadaan unggul jadi lebih santai sehingga lawan dapat beberapa peluang. Kami sebenarnya tidak menginginkan hal seperti ini,” tutupnya.
Kemenangan atas PSIS Semarang menjadi hasil sempurna Persib U20 dalam dua laga awal babak pendahuluan Grup B EPA ONE. Namun, berdasarkan evaluasi Dodik, tim Maung Ngora masih perlu meningkatkan penyelesaian peluang dan menjaga konsentrasi pertahanan ketika sudah berada dalam posisi unggul.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















