Headline.co.id ~ Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengapresiasi pembukaan rute penerbangan langsung STARLUX Airlines Taipei-Denpasar yang mulai beroperasi pada Kamis, 1 Oktober 2026. Penerbangan perdana tersebut melayani perjalanan dari Bandar Udara Internasional Taoyuan, Taipei, menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, dengan pesawat berkapasitas 188 kursi. Pembukaan rute ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas udara dan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia. Layanan pergi-pulang tersebut akan beroperasi lima kali dalam sepekan.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini mengatakan, penerbangan langsung dari Taiwan ke Bali telah dinantikan dan menjadi bagian penting dalam memperluas aksesibilitas destinasi Indonesia.
“Konektivitas merupakan kunci dalam memperluas aksesibilitas dan meningkatkan daya saing destinasi unggulan di mata dunia, terlebih penerbangan langsung dari Taiwan ke Bali memang telah dinantikan,” ujar Made dalam keterangannya, Kamis (1/10/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Penerbangan perdana STARLUX Airlines berangkat dari Taipei pada pukul 10.10 waktu setempat dan tiba di Denpasar pukul 15.40 WITA. Para penumpang sebelumnya dilepas oleh perwakilan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei di Bandar Udara Internasional Taoyuan.
Setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, para penumpang mendapat sambutan serta suvenir khas Wonderful Indonesia. Penyambutan penerbangan perdana itu berlangsung di bandara pada Kamis, 1 Oktober 2026.
STARLUX Taipei-Denpasar Layani Lima Kali Sepekan
Layanan STARLUX Airlines untuk rute Taipei-Denpasar pergi-pulang dijadwalkan beroperasi setiap Senin, Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu.
Penerbangan Taipei-Denpasar dengan nomor JX765 berangkat dari Taipei pukul 10.10 dan tiba di Denpasar pukul 15.40. Sementara itu, penerbangan Denpasar-Taipei dengan nomor JX766 berangkat dari Denpasar pukul 17.20 dan tiba di Taipei pukul 22.50 waktu setempat.
Pembukaan rute ke Denpasar memperluas layanan STARLUX Airlines di Indonesia. Sebelumnya, maskapai tersebut telah membuka penerbangan dengan rute Taipei-Jakarta pada 2024.
Menurut Made, perluasan konektivitas udara itu membuka peluang untuk menjangkau lebih banyak wisatawan Taiwan sekaligus memperkenalkan keragaman pengalaman wisata di Indonesia.
“Ekspansi penerbangan STARLUX Airlines ke Bali diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan Taiwan dan wisatawan mancanegara lainnya ke Indonesia secara berkelanjutan. Taiwan merupakan salah satu pasar potensial yang menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan minat positif terhadap wisata alam dan minat khusus seperti wellness, marine, dan gastronomy,” ujar Made.
Kunjungan Wisatawan Taiwan Meningkat
Kemenpar menyebut pembukaan rute penerbangan STARLUX Airlines ke Denpasar sejalan dengan tren positif kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia.
Sepanjang Januari hingga Juli 2026, jumlah kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia mencapai 130.421 kunjungan. Angka itu meningkat 7,74 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang mencatat 121.049 kunjungan.
Made menilai bertambahnya konektivitas penerbangan internasional tidak hanya penting untuk meningkatkan arus kunjungan wisatawan, tetapi juga dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi destinasi dan masyarakat.
“Kehadiran rute penerbangan baru ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pariwisata, membuka peluang investasi di sektor pariwisata, serta memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat lokal di Bali,” kata Made.
KDEI Taipei Soroti Dampak bagi Pariwisata dan UMKM
Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo mengatakan, kehadiran rute Taipei-Denpasar memperkuat posisi Bali sebagai pintu masuk strategis bagi wisatawan Taiwan untuk mengeksplorasi destinasi lain di Indonesia.
Menurut Arif, rute tersebut juga berpotensi menciptakan multiplier effect bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, mulai dari perhotelan hingga UMKM lokal.
Konektivitas langsung, lanjut Arif, membuka ruang yang lebih luas untuk memperkenalkan kekayaan Indonesia kepada masyarakat Taiwan. Pengenalan itu tidak hanya mencakup daya tarik alam, tetapi juga budaya, kuliner, kreativitas, dan keberagaman masyarakat Indonesia.
“Kami berharap kehadiran STARLUX di rute Taipei–Bali dapat menjadi awal dari semakin eratnya kerja sama di bidang penerbangan dan pariwisata. Pada saat yang sama, kami berharap semakin banyak masyarakat Taiwan yang berkesempatan mengenal Indonesia secara lebih luas, bukan hanya keindahan alamnya, tetapi juga budaya, kuliner, kreativitas, dan keragaman masyarakatnya,” ujar Arif.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.





















