Headline.co.id, Sleman ~ Seorang pria berinisial AS (73) ditemukan meninggal dunia di lahan kosong milik keluarga almarhum Dono Asmoro, Demangan RT 07/RW 20, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Korban yang merupakan warga Onggomertan Nayan, Maguwoharjo, ditemukan dalam kondisi tertelentang di area semak-semak oleh dua orang yang hendak membersihkan lahan.
Petugas Polsek Depok Timur bersama Tim Inafis, PMI, dan tenaga kesehatan Puskesmas Depok I kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Berdasarkan pemeriksaan awal, belum ditemukan informasi yang mengarah pada dugaan tindak pidana, sementara penyebab pasti kematian korban masih dalam penanganan lebih lanjut.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, saat dikonfirmasi Headline.co.id menjelaskan penemuan jenazah tersebut bermula ketika dua orang saksi datang ke lokasi untuk membersihkan lahan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Penemuan Berawal dari Warga yang Hendak Membersihkan Lahan
Dua saksi yang menemukan korban masing-masing berinisial RN (41), warga Bangunharjo, Sewon, Bantul, dan M (38), warga Wukirsari, Imogiri, Bantul.
Saat berada di lokasi, keduanya melihat bagian kaki yang diduga merupakan tubuh manusia di antara semak-semak. Temuan tersebut kemudian dilaporkan sehingga petugas mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
“Korban ditemukan dalam kondisi tertelentang di area semak-semak,” kata Iptu Argo Anggoro saat dikonfirmasi Headline.co.id.
Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan di tempat kejadian bersama Tim Inafis, PMI, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Depok I.
Diperkirakan Meninggal Lebih dari Tiga Hari
Berdasarkan keterangan tenaga medis yang melakukan pemeriksaan, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari tiga hari sebelum ditemukan.
Identitas korban kemudian diketahui sebagai AS, laki-laki berusia 73 tahun yang tercatat sebagai warga Onggomertan Nayan, Maguwoharjo, Depok, Sleman.
Setelah proses pemeriksaan di lokasi selesai dilakukan, jenazah korban dievakuasi sekitar pukul 11.15 WIB menuju RS Bhayangkara Kalasan.
Jenazah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui kondisi serta penyebab pasti kematian korban.
Belum Ada Informasi Mengarah pada Tindak Pidana
Dari pemeriksaan awal yang dilakukan petugas, belum ditemukan informasi yang mengarah pada dugaan tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Namun demikian, kepolisian masih menunggu penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap jenazah untuk mengetahui secara pasti kondisi korban.
“Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Kalasan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan informasi yang mengarah pada dugaan tindak pidana,” ujar Argo.
Dengan demikian, penyebab pasti kematian AS belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi penemuan.
Polisi Imbau Warga Peduli Kondisi Anggota Keluarga
Polresta Sleman mengimbau masyarakat segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan seseorang dalam kondisi mencurigakan, khususnya di lokasi sepi maupun kawasan yang jarang dilalui masyarakat.
Warga juga diminta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi anggota keluarga, terutama mereka yang tinggal atau beraktivitas seorang diri.
Masyarakat diharapkan segera menghubungi pihak berwenang apabila menemukan kondisi yang membutuhkan pertolongan maupun penanganan lebih lanjut.
Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat segera mendapatkan penanganan sekaligus mencegah keterlambatan informasi apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan sekitar.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















