Headline.co.id, Parigi Moutong ~ Bupati Parigi Moutong Erwin Burase bersama Wakil Bupati Abdul Sahid meletakkan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (26/8/2026). Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tersebut menandai dimulainya pembangunan kawasan pesisir terpadu di daerah itu. Kawasan ini akan dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari pelabuhan hingga pabrik es, untuk mengoptimalkan potensi kelautan dan meningkatkan pendapatan nelayan lokal secara terintegrasi.
Pembangunan KNMP merupakan bagian dari program prioritas nasional sesuai Instruksi Presiden. Program tersebut diarahkan untuk membangun kehidupan masyarakat nelayan yang mandiri, produktif, dan sejahtera melalui penyediaan fasilitas pendukung di kawasan pesisir.
Parigi Moutong Dapat Alokasi 9 Titik KNMP
Pada Tahun Anggaran 2026, Kabupaten Parigi Moutong memperoleh alokasi delapan kawasan KNMP baru. Alokasi itu melengkapi satu lokasi utama yang berada di Desa Bolano.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Dengan demikian, total pembangunan KNMP di Kabupaten Parigi Moutong mencapai sembilan titik. Jumlah tersebut menjadikan Parigi Moutong sebagai daerah penerima alokasi KNMP terbanyak di Provinsi Sulawesi Tengah.
Peletakan batu pertama di Desa Pelawa Baru menjadi awal pembangunan salah satu kawasan tersebut. Kehadiran kawasan pesisir terpadu diharapkan mendukung aktivitas nelayan melalui fasilitas yang terintegrasi, termasuk pelabuhan dan pabrik es.
Bupati Minta Pembangunan Dikawal hingga Selesai
Dalam sambutannya, Erwin menegaskan pembangunan KNMP merupakan ikhtiar bersama untuk memperkuat kehidupan masyarakat nelayan. Ia juga menekankan pentingnya memulai pembangunan dari desa sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian daerah.
“Pembangunan harus dimulai dari desa sebagai pondasi perekonomian daerah. Dengan garis pantai sepanjang 510 kilometer, Parigi Moutong sangat membutuhkan fasilitas pendukung ini. Saya minta seluruh pemangku kepentingan mengawal prosesnya hingga selesai dan memberikan manfaat nyata,” ujar Erwin.
Pernyataan tersebut disampaikan seiring dengan kondisi geografis Parigi Moutong yang memiliki garis pantai sepanjang 510 kilometer. Menurut Erwin, panjang garis pantai itu membuat daerah tersebut membutuhkan fasilitas pendukung bagi aktivitas masyarakat nelayan.
Erwin meminta seluruh pemangku kepentingan terlibat dalam mengawal proses pembangunan hingga tuntas. Pengawalan itu ditujukan agar pembangunan kawasan KNMP dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
KKP Apresiasi Dukungan Pemkab
Wakil Penanggung Jawab Pengadaan dan Konstruksi (PPK) Pembangunan KNMP Wilayah 3 Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Maltonius Tassi, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.
Menurut Maltonius, pemerintah daerah merespons dengan cepat program prioritas nasional tersebut. Dukungan itu dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi kelautan sekaligus meningkatkan pendapatan nelayan lokal secara terintegrasi.
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pelawa Baru menjadi salah satu bagian dari pelaksanaan program KNMP di Parigi Moutong. Dengan delapan kawasan baru dan satu lokasi utama di Desa Bolano, program tersebut mencakup sembilan titik pembangunan di kabupaten itu.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
















