Headline.co.id, Bener Meriah ~ Angin puting beliung melanda Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Bencana tersebut berdampak pada 23 rumah warga, masing-masing 15 rumah di Kampung Kayu Beriring dan delapan rumah di Kampung Uring. Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial segera melakukan penanganan dengan menyalurkan bantuan masa panik kepada seluruh warga terdampak.
Bantuan yang diberikan berupa tenda, selimut, dan kebutuhan pokok. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah terhadap warga yang terdampak bencana angin puting beliung sekaligus memastikan kebutuhan awal masyarakat terpenuhi.
23 Rumah Terdampak Puting Beliung
Data pemerintah daerah mencatat, total 23 rumah terdampak dalam peristiwa yang terjadi di Kecamatan Bukit. Sebanyak 15 rumah berada di Kampung Kayu Beriring, sedangkan delapan rumah lainnya berada di Kampung Uring.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah langsung turun melakukan penanganan setelah kejadian. Seluruh warga yang terdampak telah menerima bantuan masa panik yang disalurkan pemerintah daerah.
Bupati Bener Meriah juga mendatangi lokasi bencana. Dalam kunjungan tersebut, Bupati melihat kondisi warga, menyerahkan bantuan, serta memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak angin puting beliung.
BPBD Pantau Potensi Cuaca Ekstrem
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bener Meriah Ilham Abdi mengatakan, respons cepat pemerintah merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Ini merupakan wujud kepedulian pemerintah. Pemerintah daerah bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan seluruh masyarakat terdampak mendapatkan bantuan masa panik,” ujar Ilham.
Selain menyalurkan bantuan, BPBD bersama instansi terkait akan terus memantau kondisi masyarakat terdampak. Pendataan juga dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi warga setelah kejadian.
Pemantauan tersebut sekaligus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem berikutnya di wilayah Kabupaten Bener Meriah.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















