Headline.co.id, Pekanbaru ~ Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan rumah dinas Wali Kota Pekanbaru terbuka bagi siapa saja. Pernyataan itu disampaikan saat berbincang dengan warga dalam Sosialisasi Produk Hukum Pemerintah Kota Pekanbaru, Senin (21/9/2026). Melalui kegiatan tersebut, warga dari sejumlah kecamatan dapat menyampaikan persoalan di wilayah mereka untuk ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Rumah dinas Wali Kota Pekanbaru menjadi ruang bagi Agung dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar untuk berdialog serta bersilaturahmi dengan masyarakat. Keterbukaan itu dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah kota mendengar langsung persoalan warga dan mempercepat penanganannya.
Rumah Dinas Wali Kota Pekanbaru Terbuka Kapan Saja
Agung mengatakan dirinya bersama jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru siap berbincang dengan warga di rumah dinas. Ia bahkan mengundang masyarakat untuk datang dalam berbagai kesempatan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Rumah ini terbuka kapan saja, kalau lebaran harus datang ke sini,” jelasnya.
Dalam kegiatan sosialisasi itu, warga yang hadir dapat menyampaikan persoalan yang terjadi di lingkungan masing-masing. Masukan tersebut kemudian dapat ditindaklanjuti oleh OPD terkait sesuai bidang persoalannya.
Agung menekankan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi dialog wali kota, wakil wali kota, dan warga. Menurut dia, kegiatan itu juga merupakan sarana silaturahmi dengan masyarakat dari seluruh kecamatan di Kota Pekanbaru.
Warga dari Tiga Kecamatan Hadir
Sosialisasi Produk Hukum Pemerintah Kota Pekanbaru itu telah dilaksanakan sebanyak empat kali. Dalam setiap kegiatan, warga dari tiga kecamatan hadir secara bergantian.
Warga dari 15 kecamatan di Kota Pekanbaru mengikuti kegiatan tersebut secara bergantian. Pada pelaksanaan kali ini, warga yang hadir berasal dari Kecamatan Tuah Madani, Kecamatan Senapelan, dan Kecamatan Payung Sekaki.
Agung menyebut masih ada tiga kecamatan yang akan mengikuti sosialisasi berikutnya.
“Ada tiga kecamatan lagi yang bakal mengikuti sosialisasi ini,” ujar Wali Kota.
Perbaikan Jalan hingga Penanggulangan Banjir
Selain membuka ruang dialog dengan masyarakat, Pemerintah Kota Pekanbaru juga berupaya membenahi sejumlah persoalan di kota tersebut. Persoalan yang menjadi perhatian lain perbaikan jalan rusak, penanganan sampah, dan penanggulangan banjir.
Pemerintah kota juga berupaya mencegah anak putus sekolah melalui program zero anak putus sekolah. Selain itu, terdapat program zero stunting sebagai bagian dari upaya pemerintah menangani persoalan di masyarakat.
“Kita juga berupaya agar tidak ada anak putus sekolah lewat program zero anak putus sekolah dan zero stunting,” ujarnya.
Agung Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Agung mengatakan capaian program Pemerintah Kota Pekanbaru bukan semata-mata hasil kerja pemerintah. Dukungan dari seluruh elemen masyarakat dinilai diperlukan agar berbagai persoalan dapat ditangani secara bertahap.
Ia menyebut kolaborasi menjadi bagian penting dalam mempercepat pelaksanaan program pemerintah. Keterlibatan masyarakat juga membantu pemerintah mengetahui persoalan yang terjadi di tiap wilayah.
“Kolaborasi semua pihak, percepatan program pemerintah tidak bakal terlihat. Satu persatu persoalan bisa kita tuntaskan,” ujarnya.
Melalui dialog yang digelar secara bergantian, Pemerintah Kota Pekanbaru memberikan kesempatan kepada warga dari berbagai kecamatan untuk menyampaikan persoalan di wilayahnya secara langsung.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















