Headline.co.id, Palembang ~ Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan menyerahkan bantuan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) 2026 kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Barokah di Kecamatan Plaju, Kota Palembang, Minggu (20/9/2026). Bantuan tersebut diberikan untuk mendorong warga memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Program GSMP 2026 dilaksanakan melalui penyaluran bibit ikan, pakan ikan, dan bibit sayuran yang dikembangkan anggota KWT Barokah. Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan berharap kegiatan itu mendukung ketahanan dan kemandirian pangan secara berkelanjutan.
Bantuan GSMP 2026 untuk KWT Barokah
Bantuan yang diserahkan kepada KWT Barokah mencakup bibit ikan, pakan ikan, serta bibit berbagai jenis sayuran. Seluruh bantuan tersebut akan dikembangkan oleh anggota kelompok untuk memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga.
Penyerahan bantuan itu menjadi bagian dari pelaksanaan GSMP 2026 di Kota Palembang. Program tersebut diarahkan agar masyarakat dapat memanfaatkan lahan yang tersedia di sekitar rumah untuk menghasilkan pangan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Edward Candra mengatakan, pemanfaatan pekarangan dapat dimulai dengan kegiatan sederhana, seperti menanam sayuran dan memelihara ikan.
“Pola pikir kita harus diubah, dari pembeli menjadi penghasil. Kita bisa mulai dari hal-hal sederhana, seperti menanam cabai, terong, dan sayuran lainnya, serta memelihara ikan lele untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Edward.
GSMP Dorong Warga Kurangi Ketergantungan Pasar
Menurut Edward, pemanfaatan lahan di sekitar rumah dapat menjadi salah satu cara bagi keluarga untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari pasar. Dengan kegiatan tersebut, warga didorong tidak hanya berperan sebagai konsumen, tetapi juga menghasilkan sebagian kebutuhan pangan secara mandiri.
Jenis bantuan yang diberikan memungkinkan anggota KWT Barokah mengembangkan dua kegiatan pangan sekaligus, yakni budidaya ikan dan penanaman sayuran. Bibit ikan dan pakan ikan disiapkan untuk mendukung pemeliharaan ikan, sedangkan bibit sayuran dapat ditanam di lahan yang tersedia di sekitar rumah.
Edward mengapresiasi KWT Barokah yang dinilai konsisten menjalankan kegiatan pangan mandiri. Ia berharap bantuan tersebut tidak berhenti pada pemanfaatan untuk kebutuhan saat ini, tetapi terus dikembangkan agar memberikan manfaat bagi anggota kelompok dan masyarakat sekitar.
Dukungan Pertamina bagi Program Pangan Mandiri
Dalam pelaksanaan GSMP 2026, Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan juga menyampaikan apresiasi kepada PT Pertamina yang turut memberikan dukungan terhadap program tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang telah memberikan bantuan untuk mendukung program pemerintah, khususnya Gerakan Sumsel Mandiri Pangan,” tutur Edward.
Dukungan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan program pangan mandiri di lingkungan masyarakat. Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan mendorong agar bantuan yang telah diterima dapat dipelihara dan dikembangkan sehingga manfaatnya berkelanjutan.
KWT Barokah Diharapkan Jadi Contoh
Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan mendorong praktik yang dilakukan KWT Barokah menjadi contoh bagi kelompok masyarakat lain. Pemanfaatan lahan pekarangan dinilai dapat diterapkan untuk mendukung ketahanan pangan dan kemandirian pangan keluarga.
Melalui GSMP 2026, warga diarahkan untuk mengoptimalkan lahan yang tersedia di sekitar rumah dengan menanam cabai, terong, dan sayuran lainnya serta memelihara ikan lele. Kegiatan tersebut diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat bagi anggota kelompok maupun masyarakat sekitar.
Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















