Headline.co.id, Pekanbaru ~ Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan akan berlangsung hingga November 2026. Dalam pernyataannya, Edy mengingatkan seluruh pihak terkait agar tidak lengah dalam menghadapi potensi bencana ini, mengingat kondisi cuaca yang masih kering dan panas.
Edy menyampaikan bahwa koordinasi pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat harus terus ditingkatkan untuk mencegah terjadinya karhutla. “Kita harus tetap waspada dan tidak boleh lengah. Semua pihak harus bekerja sama untuk mengantisipasi dan menanggulangi karhutla,” ujar Edy dalam sebuah pertemuan di Pekanbaru, Riau.
Selain itu, Edy juga menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar. Ia mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan yang dapat memicu kebakaran besar. “Kesadaran masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan karhutla. Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan kita,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah konkret, Edy menginstruksikan agar patroli rutin di daerah rawan kebakaran terus dilakukan. Ia juga meminta agar posko-posko siaga karhutla tetap beroperasi hingga akhir tahun. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan potensi karhutla dapat diminimalisir dan dampaknya terhadap lingkungan serta kesehatan masyarakat dapat ditekan.


















