Headline.co.id, Gorontalo ~ Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk memperkuat pengarusutamaan gender dalam kebijakan daerah. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk memastikan kesetaraan gender di seluruh aspek pembangunan. Pada Kamis, 13 Agustus 2026, pemerintah daerah mengumumkan rencana strategis ini yang melibatkan berbagai instansi terkait.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Gorontalo, yang memimpin inisiatif ini, menekankan pentingnya integrasi perspektif gender dalam setiap tahap perencanaan dan pelaksanaan kebijakan. “Kami ingin memastikan bahwa semua kebijakan yang diambil mempertimbangkan dampaknya terhadap perempuan dan laki-laki secara setara,” ujarnya.
Program pengarusutamaan gender ini akan dilaksanakan melalui beberapa tahapan. Tahap awal melibatkan pelatihan dan sosialisasi kepada para pemangku kepentingan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Selanjutnya, akan dilakukan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah ada untuk mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan dari perspektif gender.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai tindak lanjut, Pemprov Gorontalo juga berencana untuk membentuk tim khusus yang akan bertugas memantau dan mengevaluasi implementasi pengarusutamaan gender di lapangan. Tim ini akan bekerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat dan organisasi perempuan untuk memastikan bahwa suara dan kebutuhan perempuan diakomodasi dalam kebijakan publik. Dengan langkah ini, diharapkan kesetaraan gender dapat tercapai dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.















