Headline.co.id, Pekanbaru ~ Pemerintah Provinsi Riau bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Riau memberikan bantuan pengobatan kepada keluarga pasien kurang mampu yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit rujukan nasional di Jakarta. Salah satu penerima manfaat adalah Sri Wahyuni, warga Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, yang mendampingi anaknya berusia tujuh tahun menjalani pengobatan akibat penyakit jantung bocor.
Sri Wahyuni adalah salah satu dari sembilan keluarga pasien yang mendapatkan bantuan pembiayaan pengobatan melalui program kolaborasi Pemprov Riau dan Baznas Riau. Keberangkatan para pasien ini dilepas oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, dari Gedung VIP Lancang Kuning, Bandara Sultan Syarif Kasim II, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Kamis (4/6/2026).
Sri mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima karena biaya pengobatan lanjutan yang harus dijalani anaknya membutuhkan dana yang tidak sedikit. “Penyakit anak saya jantung bocor. Penyakit anak saya ini sudah diketahui sejak usia tiga tahun,” ujar Sri. Sebelumnya, anaknya telah menjalani sejumlah tindakan medis, namun karena memerlukan penanganan lebih intensif, dokter merujuknya ke rumah sakit di Jakarta.
Sri menambahkan, “Anak kami sudah menjalani tindakan medis sebelum dirujuk ke Jakarta. Namun karena harus mendapatkan penanganan lanjutan, akhirnya dibawa ke Jakarta. Alhamdulillah, saya mendapatkan bantuan pembiayaan berupa uang transportasi, tempat tinggal, dan pengobatan. Selama di Jakarta nanti seluruh pembiayaan ditanggung oleh Pemprov Riau bekerja sama dengan Baznas Riau.”
Bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga memberikan semangat dan harapan baru untuk kesembuhan anaknya. Hal serupa dirasakan Agus Setiawan, warga Kabupaten Kuantan Singingi, yang putranya juga menderita jantung bocor dan harus menjalani perawatan lanjutan di Jakarta setelah sebelumnya mendapatkan pemeriksaan medis di Pekanbaru.
Agus menyatakan bahwa program bantuan ini sangat berarti bagi keluarganya yang tengah menghadapi biaya pengobatan yang besar. “Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Dengan adanya program ini tentu sangat membantu keluarga kami. Saya tidak bisa membayangkan jika bantuan ini tidak ada,” ujarnya.
Program bantuan pengobatan yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Riau bersama Baznas Riau ini mencakup pembiayaan transportasi, pendampingan, akomodasi, hingga kebutuhan pengobatan selama pasien menjalani perawatan di rumah sakit rujukan nasional. Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat kurang mampu tetap memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang memadai tanpa terkendala biaya, sehingga peluang kesembuhan pasien dapat semakin besar.




















