Headline.co.id, Polres Demak Mengambil Langkah Konkret Untuk Mengatasi Krisis Air Bersih Yang Melanda Warga Dukuh Solondoko ~ Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, pascabanjir akibat jebolnya tanggul. Pembangunan sumur bor oleh Polres Demak ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat setempat.
Sumur bor tersebut diresmikan pada Rabu (3/5/2026) oleh Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra. Acara peresmian ini juga dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Polres Demak, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Guntur, Pemerintah Desa Trimulyo, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kapolres Demak menekankan pentingnya ketersediaan air bersih yang tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga untuk mendukung kesehatan, aktivitas ekonomi, dan keberlangsungan kehidupan sehari-hari. Ia menyatakan bahwa pembangunan sumur bor ini adalah bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan nyata. “Sumur bor ini bukan hanya tentang membangun sebuah fasilitas. Lebih dari itu, ini adalah upaya menghadirkan harapan, kemanfaatan, dan kepedulian bagi masyarakat. Inilah pengabdian yang ingin diwujudkan Polri dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80,” ujar Kapolres.
Kapolres juga memberikan apresiasi kepada PT Saprotan Utama yang telah berkontribusi dalam pembangunan sumur bor tersebut. Ia menilai bahwa sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Salah seorang warga Dukuh Solondoko, Masyitoh (42), menyatakan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh Polres Demak. Menurutnya, keberadaan sumur bor sangat membantu masyarakat yang selama ini kesulitan memperoleh air bersih setelah wilayahnya terdampak banjir.
Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026. (red-kmf/ist/eyv)























