Headline.co.id, Pekanbaru ~ Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau melaporkan bahwa jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Riau pada Maret 2026 mencapai 27.505 orang. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 3,10 persen dibandingkan dengan Februari 2026 yang mencatat 26.679 kunjungan.
Kepala BPS Riau, Asep Riyadi, mengungkapkan bahwa secara tahunan, kunjungan wisatawan mancanegara mengalami peningkatan yang signifikan. “Jika dibandingkan dengan Maret 2025, kunjungan wisman mengalami kenaikan sebesar 50,27 persen,” ujar Asep di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Senin (4/5/2026).
Dari total kunjungan tersebut, sebanyak 8.870 wisatawan mancanegara masuk melalui empat pintu utama imigrasi. Rinciannya adalah 4.052 kunjungan melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II, 2.233 kunjungan melalui Pelabuhan Dumai, 1.821 kunjungan melalui Pelabuhan Bengkalis, dan 764 kunjungan melalui Pelabuhan Tanjung Harapan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Selain itu, sebanyak 18.635 kunjungan tercatat melalui Mobile Positioning Data (MPD) di Kabupaten Bengkalis.
Asep menjelaskan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara melalui pintu utama imigrasi juga mengalami peningkatan signifikan. “Jumlah kunjungan wisman melalui pintu utama imigrasi pada Maret 2026 naik 49,03 persen dibandingkan Februari 2026 dan meningkat 62,51 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” jelasnya.
Berdasarkan moda transportasi, kunjungan wisatawan mancanegara ke Riau masih didominasi oleh jalur laut dengan kontribusi sebesar 54,32 persen, sementara jalur udara menyumbang 45,68 persen. Untuk jalur udara, jumlah kunjungan tercatat 4.052 atau meningkat 42,98 persen dibandingkan bulan sebelumnya, serta naik 55,13 persen dibandingkan Maret 2025.
Dari sisi kebangsaan, wisatawan asal Malaysia masih mendominasi dengan 13.020 kunjungan atau 47,34 persen dari total wisatawan mancanegara. Disusul oleh wisatawan asal Tiongkok sebanyak 2.103 kunjungan (7,65 persen), Filipina 1.601 kunjungan (5,82 persen), Singapura 1.379 kunjungan (5,01 persen), dan India 800 kunjungan (2,91 persen).
Asep juga mencatat adanya peningkatan signifikan dari beberapa negara, termasuk Inggris yang mengalami kenaikan tertinggi sebesar 48,49 persen dibandingkan bulan sebelumnya, diikuti oleh Malaysia sebesar 12,58 persen. Secara tren, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Riau selama periode Maret 2025 hingga Maret 2026 mengalami fluktuasi. Pada Maret 2025 tercatat 18.304 kunjungan, kemudian menurun pada April menjadi 17.722 kunjungan, sebelum meningkat hingga mencapai puncak pada Desember 2025 sebesar 32.581 kunjungan.
Memasuki 2026, angka kunjungan sempat menurun pada Januari dan Februari, sebelum kembali meningkat pada Maret menjadi 27.505 kunjungan. Asep menegaskan bahwa tren peningkatan secara tahunan menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata di Riau. “Kenaikan ini menunjukkan adanya pemulihan dan peningkatan minat kunjungan wisatawan mancanegara ke Riau,” pungkasnya.






















