Headline.co.id, Surabaya ~ Tim loncat indah Jawa Timur tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik Indonesia 2026 yang akan berlangsung di Jakarta pada awal Mei. Meskipun waktu persiapan terbilang singkat, tim ini tetap menargetkan hasil maksimal, terutama di kelas terbuka (open).
Ronaldy Herbintoro, pelatih Tim Loncat Indah Jawa Timur, pada Selasa (28/4/2026) menyatakan bahwa timnya telah menyiapkan sekitar 12 atlet terbaik untuk berkompetisi di berbagai kategori, baik kelompok umur maupun kelas open. Untuk memastikan persiapan dan pelaksanaan lomba berjalan lancar, lima pelatih akan mendampingi para atlet selama perlombaan yang dijadwalkan pada 5-7 Mei 2026.
“Ada 12 atlet yang kami siapkan. Mereka akan turun di kelompok umur dan juga kelas open. Kami akan turunkan yang terbaik agar bisa bersaing dengan daerah lain seperti Gladies Lariesa Garina Hagakore di kelas open dan Achmad Aimar Ghali Zikri di kelompok umur,” ujarnya.
Persaingan di Kejurnas diperkirakan akan ketat. Beberapa daerah seperti DKI Jakarta, Sumatera Selatan, dan Jawa Barat masih menjadi rival utama dengan kekuatan yang merata di berbagai nomor. Namun, Ronaldy tetap optimistis bahwa Jawa Timur dapat bersaing, terutama di kelas open. “Kalau untuk kelas open, kami cukup yakin bisa bersaing bahkan menargetkan juara umum. Untuk kelompok umur masih kami petakan, karena ada pembagian KU C, B, dan A. Kami harus melihat kekuatan di masing-masing nomor sebelum menentukan target,” jelasnya.
Ronaldy mengakui bahwa persiapan tim belum sepenuhnya ideal, dipengaruhi oleh perubahan jadwal Kejurnas yang dimajukan dari biasanya akhir Mei atau awal Juni menjadi awal Mei. “Persiapan memang belum maksimal karena jadwal dimajukan. Sebenarnya kami masih di tahap simulasi pertandingan, perbaikan teknik, dan evaluasi. Jadi belum 100 persen siap,” katanya.
Saat ini, tim fokus pada pembenahan detail teknis, termasuk konsistensi lompatan dan kesiapan mental atlet saat bertanding. Evaluasi dari hasil simulasi menjadi bahan utama untuk meningkatkan performa sebelum turun di Kejurnas. Ronaldy berharap dalam waktu yang tersisa, para atlet mampu beradaptasi cepat dan menutup kekurangan yang masih ada. “Harapannya anak-anak bisa segera berbenah. Kekurangan yang ada bisa diperbaiki dalam waktu dekat, sehingga saat Kejurnas nanti mereka bisa tampil maksimal,” tambahnya.
Dengan komposisi atlet muda dan senior yang mulai solid, Jawa Timur tetap menjadi salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan dalam perebutan gelar nasional loncat indah tahun ini. (MC Prov Jatim /hjr/eyv)





















