Headline.co.id, Banyuwangi ~ Ratusan warga memadati Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi untuk mendapatkan layanan kesehatan mata gratis. Kegiatan bakti sosial ini meliputi pemeriksaan mata, pemberian obat dan kacamata, pemasangan bola mata palsu, serta operasi katarak. Acara ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Dinas Kesehatan, PMI Kabupaten Banyuwangi, dan John Fawcett Foundation (JFF) Indonesia, yang berlangsung dari 28 April hingga 2 Mei 2026.
Ketua JFF Indonesia, Gede Bingin, menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung kerja sama dengan Pemkab Banyuwangi dalam membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan, terutama akibat katarak. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Amir Hidayat, mengapresiasi JFF Indonesia, tim medis, dan para relawan yang terlibat. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini telah memasuki tahun ke-12 dengan total penyelenggaraan sebanyak 21 kali.
Sekretaris Daerah Banyuwangi, Guntur Priambodo, saat membuka acara menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud komitmen pemerintah daerah bersama PMI dan JFF dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. “Peningkatan kesehatan mata berdampak langsung pada produktivitas masyarakat,” ujarnya. Sejak pertama kali digelar, program operasi katarak di Banyuwangi telah menjangkau 4.502 pasien, sementara lebih dari 28.624 warga telah menjalani pemeriksaan mata.
Project Manager JFF Indonesia, Nyoman Wardana, melaporkan bahwa pada hari pertama kegiatan, sebanyak 488 pasien telah diperiksa. Dari jumlah tersebut, 199 orang menerima kacamata, 120 orang mendapatkan obat tetes mata, dan delapan pasien menjalani pemasangan bola mata palsu. Selain itu, ditemukan 227 pasien katarak. Sebanyak 82 pasien menjalani operasi pada hari pertama, 116 pasien dijadwalkan pada hari kedua, dan 15 pasien pada hari ketiga. Sisanya masuk daftar tunggu hingga Oktober 2026 karena belum memenuhi persyaratan medis seperti tekanan darah dan kadar gula darah.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat serta banyaknya kasus katarak, Pemkab Banyuwangi berharap dukungan dari JFF dan para donatur dapat terus berlanjut guna menghadirkan layanan serupa di masa mendatang.





















