Headline.co.id, Palangka Raya ~ Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya menyoroti meningkatnya laporan palsu terkait kebakaran dan situasi darurat lainnya. Kondisi ini dianggap dapat mengganggu efektivitas pelayanan dan membahayakan keselamatan petugas di lapangan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Urianinu Napulangit, menegaskan pentingnya masyarakat untuk tidak menyampaikan laporan palsu atau hoaks. Ia menekankan bahwa setiap laporan darurat harus disampaikan secara bertanggung jawab karena berdampak langsung pada kecepatan dan ketepatan penanganan.
“Kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat, baik melalui media tertulis, platform digital, maupun komunikasi langsung. Termasuk melalui aplikasi perpesanan agar informasi dapat menjangkau masyarakat lebih luas,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/4/2026).
Dalam upaya meningkatkan pelayanan, Disdamkarmat telah mengoptimalkan layanan call center darurat 112 sebagai pintu utama penerimaan laporan. Sistem tersebut dilengkapi teknologi penyaringan informasi yang memungkinkan operator melakukan verifikasi awal sebelum laporan diteruskan ke petugas di lapangan. Urianinu menjelaskan, operator call center 112 telah dibekali pelatihan khusus untuk membedakan laporan valid dan tidak valid, sehingga dapat menentukan prioritas penanganan secara tepat.
“Di call center 112, kami memiliki sistem dan aplikasi yang dapat menilai apakah laporan itu benar atau hanya sekadar main-main. Operator kami sudah terlatih untuk melakukan pengecekan,” imbuhnya.
Meski sistem verifikasi berjalan cukup efektif, pihaknya mengakui masih ditemukan laporan tidak valid, khususnya yang beredar di kalangan relawan pemadam kebakaran swakarsa. Oleh karena itu, ia mengingatkan para relawan agar tidak terburu-buru merespons informasi yang belum terverifikasi.
“Kami sangat mengapresiasi semangat relawan, namun diharapkan tidak langsung menindaklanjuti informasi yang belum jelas kebenarannya karena dapat membuang waktu, tenaga, bahkan berisiko terhadap keselamatan,” tambahnya.
Selain itu, Disdamkarmat juga memanfaatkan teknologi pelacakan digital untuk mengetahui asal laporan. Sistem ini mampu mendeteksi lokasi penelepon dan mencocokkannya dengan informasi kejadian, sehingga potensi laporan palsu dapat diidentifikasi lebih cepat. Melalui berbagai upaya tersebut, masyarakat diharapkan semakin bijak dalam menggunakan layanan darurat serta turut mendukung terciptanya respons cepat dan tepat dalam penanganan kebakaran di Kota Palangka Raya. (MC Kota Palangka Raya/Usep/Eyv)























