Headline.co.id, Jakarta ~ Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsos Dukcapil) Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta pada Kamis, 23 April 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) serta mematangkan koordinasi pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) pemanfaatan data kependudukan di Provinsi Gorontalo.
Dalam kunjungan tersebut, Reflin Buata, yang didampingi oleh sejumlah pejabat fungsional bidang kependudukan, fokus pada pengambilan jatah blangko KTP-el baik untuk Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA). Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pelayanan administrasi kependudukan di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo tidak terhambat oleh kendala logistik.
Selain pengadaan logistik, kunjungan ini juga membahas persiapan teknis Bimtek pemanfaatan data kependudukan yang dijadwalkan berlangsung pada Mei mendatang di Gorontalo. Koordinasi mencakup penyusunan materi dan penentuan kriteria peserta guna meningkatkan kapasitas aparatur daerah dalam mengelola data secara optimal.
Rombongan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo diterima langsung oleh Direktur Integrasi Data Kependudukan Daerah, Agus Irawan. Pertemuan ini menekankan pada penguatan integrasi data kependudukan untuk mendukung efektivitas pelayanan publik dan akurasi perencanaan pembangunan daerah.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap standar mutu layanan, dalam rangkaian kegiatan ini juga dilaksanakan penyerahan sertifikat ISO kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo beserta jajaran pemerintah kabupaten/kota. Penghargaan ini menjadi simbol komitmen daerah dalam menyelenggarakan pelayanan administrasi kependudukan yang profesional dan akuntabel.
Sebelum bertolak ke Ditjen Dukcapil, Kepala Dinas juga mendampingi Gubernur Gorontalo dalam audiensi bersama Menteri Sosial. Pertemuan tersebut membahas agenda khusus mengenai pengusulan kembali tokoh pejuang asal Provinsi Gorontalo untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. (mcgorontaloprov/owan)





















