Headline.co.id, Jakarta ~ Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Syngenta Indonesia meluncurkan tiga buku pintar budidaya untuk komoditas hortikultura utama, yaitu bawang merah, cabai, dan tomat. Peluncuran ini dilakukan pada 2 Maret 2026 di Kabupaten Soreang, Jawa Barat, dan dihadiri oleh lebih dari 100 petani serta berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian.
Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Rahmat Hidayat, S.S.T., M.P., M.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya pembelajaran berkelanjutan dalam budidaya tanaman. “Tidak ada kata tamat untuk belajar,” ujar Rahmat. Buku-buku ini disediakan secara gratis dan ditulis dalam bahasa sehari-hari, dilengkapi dengan foto berwarna untuk memudahkan pembaca.
Marketing Head Syngenta Indonesia, Suhendro, menyatakan bahwa peluncuran buku ini adalah bentuk nyata komitmen Syngenta dalam mendukung pemerintah mewujudkan kedaulatan pangan. “Kami berbagi ilmu praktis budidaya sekaligus memberikan solusi inovatif bagi petani,” kata Suhendro. Narendra Widyanto, Business Planning & Commercial Excellence Manager Syngenta Indonesia, menambahkan bahwa buku ini disusun berdasarkan masukan dari petani dan ilmu teknis Syngenta.
Buku pintar ini tersedia dalam format cetak dan digital melalui aplikasi Cropwise Syngenta. Untuk memperdalam pemahaman petani, Syngenta juga mengadakan talkshow dengan tema terkait, menghadirkan narasumber seperti Rahmat Hidayat, Ketua Asosiasi BioAgroinput Indonesia Gunawan Sutio, dan beberapa perwakilan dari Syngenta Indonesia.
Inisiatif ini sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga stabilitas pasokan pangan nasional, terutama untuk komoditas hortikultura yang sering mengalami fluktuasi harga. Melalui edukasi dan panduan praktis ini, Syngenta berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani, serta mendorong terwujudnya pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan di Indonesia.























