Headline.co.id, Musi Banyuasin ~ Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memastikan bahwa harga dan ketersediaan bahan pokok tetap stabil di tengah meningkatnya aktivitas belanja masyarakat selama Ramadan 1447 H. Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Muba, Abdur Rohman Husen, saat melakukan inspeksi mendadak di Pasar Randik pada Minggu, 1 Maret 2026, yang bertepatan dengan hari ke-11 Ramadan.
Wakil Bupati Rohman menegaskan bahwa inspeksi ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Muba untuk menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan bahan pokok, serta memastikan aktivitas ekonomi tetap kondusif hingga Idulfitri. Dalam inspeksi tersebut, ia memantau langsung harga komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, telur, cabai, dan bawang. Selain itu, ia juga berdialog dengan para pedagang untuk memastikan kondisi riil di lapangan.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga sembako relatif stabil. Terdapat kenaikan tipis pada harga telur akibat meningkatnya permintaan untuk kebutuhan kue Lebaran, namun kenaikan tersebut masih dalam batas wajar. Sementara itu, harga cabai mengalami penurunan, dan harga bawang berada pada kisaran harga normal. “Alhamdulillah, harga kebutuhan pokok masih terkendali. Insya Allah ketersediaan sembako cukup hingga Lebaran nanti,” ujar Rohman.
Temuan ini menjadi indikator positif bahwa distribusi dan rantai pasok berjalan dengan baik, sekaligus memperkuat daya beli masyarakat menjelang puncak konsumsi Ramadan dan Idulfitri. Selain memantau harga, Pemkab Muba juga menyerap aspirasi dari pedagang dan pengunjung terkait sarana dan prasarana pasar. Beberapa pedagang mengeluhkan kondisi atap yang mulai bocor serta penataan parkir yang belum optimal, sehingga memengaruhi kenyamanan berbelanja.
Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Bupati Rohman memastikan bahwa pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pengelola pasar untuk melakukan pembenahan secara bertahap, termasuk kemungkinan renovasi fasilitas dan penataan ulang kantong parkir. “Penataan parkir harus lebih rapi agar masyarakat nyaman. Kita akan siapkan solusi terbaik, termasuk opsi renovasi dan penyediaan kantong parkir yang representatif,” katanya.
Langkah pengawasan rutin selama Ramadan ini merupakan bagian dari strategi Pemkab Muba untuk menjaga inflasi daerah tetap terkendali, sekaligus memastikan pasar tradisional tetap menjadi pusat ekonomi rakyat yang aman, nyaman, dan kompetitif.






















