Headline.co.id, Siak ~ Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Siak, Siti Sarifah, menyampaikan apresiasi atas panen perdana yang dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Benteng Lestari di Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, pada Jumat (20/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan keluarga serta penguatan ketahanan pangan di tingkat kampung.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, yang berhasil membudidayakan tanaman hidroponik. Ini tentu mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan kampung,” ujar Siti Sarifah.
Siti Sarifah menambahkan bahwa rumah hidroponik tersebut menjadi langkah awal sekaligus pemicu bagi ibu-ibu KWT di kampung lain untuk menggerakkan budaya menanam di lingkungan masing-masing. Upaya ini dinilai mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga yang sehat serta memberikan manfaat ekonomi bagi anggota dan masyarakat sekitar.
“Saya harap, kegiatan ini berkelanjutan dan konsisten. Artinya, ibu-ibu KWT harus solid, pengelolaan transparan dari awal modal hingga hasil panen. Sehingga semua anggota dan masyarakat juga merasakan dampaknya dan bisa berputar kembali untuk produksi berikutnya,” tambahnya.
Ia juga mengimbau agar pemanfaatan pekarangan rumah terus digalakkan, tidak terbatas pada sistem hidroponik. “Tidak harus hidroponik saja, tapi bisa sayur-sayuran dan tumbuhan lain yang bernilai ekonomis. Yang penting adalah niat baik untuk semangat menanam dan memenuhi kebutuhan pangan baik keluarga maupun masyarakat sekitar,” kata Siti Sarifah.
Sekretaris Camat Mempura, Ardi, juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi Kampung Benteng Hulu dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. “Kami mengucapkan tahniah kepada Kampung Benteng Hulu yang telah menjalankan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini menjadi percontohan bagi kampung lain dalam memperkuat ketahanan pangan dan memotivasi masyarakat untuk ikut berperan aktif,” ujarnya.
Penghulu Kampung Benteng Hulu, Sadam, menjelaskan bahwa rumah hidroponik tersebut dikelola secara kolaboratif oleh KWT yang terdiri atas 10 anggota, termasuk kader PKK, posyandu, dan masyarakat umum. Pengelolaan berada di bawah Unit Bumkam Sejahtera Kampung Benteng Hulu.
Ia menambahkan bahwa lahan seluas 15 x 30 meter yang digunakan merupakan pinjam pakai dari warga setempat. Di atas lahan tersebut tersedia 2.500 lubang tanam hidroponik untuk komoditas kangkung, sawi, dan selada. Anggaran sekitar Rp60 juta bersumber dari dana desa untuk pengembangan rumah hidroponik tersebut.
Sadam juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan rencana pengembangan ke depan, termasuk budidaya semangka dan jagung manis dengan menyewa lahan milik pemerintah daerah. “Alhamdulillah, kangkung yang kami tanam hampir habis terjual. Kami berharap kegiatan ini bisa terus memberikan manfaat bagi warga. Selain hidroponik, kami akan mengembangkan tanaman lain sesuai kebutuhan pasar dan musim tanam,” katanya.
Kegiatan panen perdana ini diharapkan menjadi tonggak penguatan ketahanan pangan berbasis keluarga di Kabupaten Siak, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat kampung melalui pengelolaan pertanian yang berkelanjutan.



















