Headline.co.id, Bone Bolango ~ Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo mengundang seluruh komponen kesehatan di wilayah tersebut untuk berkontribusi dalam pembangunan Masjid Raya Gorontalo Islamic Center (GIC) melalui infak. Sosialisasi pertama diadakan di Puskesmas Bone pada Minggu (8/2/2026), bersamaan dengan evaluasi program tahunan. Acara ini dihadiri oleh seluruh kepala bidang di lingkungan Dinkes P2KB.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengajak seluruh pegawai di sektor kesehatan, termasuk yang berada di puskesmas terjauh, agar turut menyumbang dalam pembangunan masjid yang dianggap sebagai investasi akhirat. Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Anang S Otoluwa, menekankan pentingnya sosialisasi pembangunan GIC kepada seluruh keluarga besar kesehatan. “Ini adalah investasi akhirat yang perlu disosialisasikan, agar semua keluarga kesehatan di Gorontalo dapat turut serta berinfak. Termasuk yang di Puskesmas Bone kemarin,” ujar Anang.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembayaran infak menggunakan sistem Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Puskesmas Bone, yang terletak di wilayah paling timur provinsi tersebut, secara simbolis diberikan kode unik tiga angka, 001, sebagai penanda awal pelaksanaan program. Pada hari pertama sosialisasi di Puskesmas Bone, terkumpul infak sebesar Rp42.000 dari 15 pegawai yang berpartisipasi. Total jumlah pegawai di puskesmas tersebut adalah 40 orang.
Dinkes P2KB berencana melanjutkan sosialisasi ini melalui roadshow ke seluruh puskesmas. Setelah Bone, tim akan mengunjungi Puskesmas Pinogu pada Selasa (10/2/2026), dengan urutan kunjungan mengikuti wilayah dari timur ke barat Provinsi Gorontalo. (mcgorontaloprov/ilb/md)






















