Headline.co.id, Blora ~ Dua patung tokoh bersejarah dari Kabupaten Blora berhasil menarik perhatian dalam acara dialog Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang berlangsung di Serang, Banten, pada Minggu (8/2/2026). Patung tersebut menggambarkan tokoh Samin Surosentiko dan Tirto Adhi Soerjo, yang keduanya merupakan figur penting dalam sejarah Blora.
Dialog kebudayaan ini dihadiri oleh para bupati dan wali kota penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat beserta tim kebudayaan dari berbagai daerah. Acara dimulai dengan pertunjukan seni budaya dari Papua bertajuk “Papua Menari”, diikuti oleh Tari Bedayo Abung Siwo Migo dari Lampung Utara. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora, Iwan Setiyarso, bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Blora, Pratikto Nugroho, menyerahkan patung-patung tersebut.
Patung-patung ini merupakan hasil karya seni ukir dari akar kayu jati berkualitas tinggi yang dibuat oleh pemahat dari Kelurahan Beran, Kecamatan Blora. “Patung ini merupakan simbol dedikasi kami dalam melestarikan sejarah dan budaya lokal,” jelas Iwan Setiyarso, Kepala Dinporabudpar Blora.
Keindahan dan detail dari patung-patung ini berhasil memukau peserta dialog kebudayaan dari berbagai daerah di Indonesia. Kedua patung tersebut menjadi pusat perhatian dan banyak digunakan sebagai latar berfoto oleh para peserta. Budayawan dan wartawan seni-budaya nasional, Agus Dermawan T., memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas artistik patung tersebut. “Untuk hasil pemahat otodidak, ini adalah karya luar biasa. Patung ini sangat berhasil menggambarkan sosok tokoh yang dikenal luas, terutama Samin Surosentiko,” ungkapnya.
Yusuf Susilo Hartono, perwakilan PWI Pusat, juga menyampaikan apresiasinya. Ia menilai kehadiran patung-patung ini sangat relevan dengan momentum Anugerah Kebudayaan PWI Pusat. “Kehadiran patung ini sangat tepat, terutama menjelang Hari Pers Nasional. Patung Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko sangat selaras dengan semangat dan tema acara ini,” ujarnya.
Melalui kehadiran karya seni ini, Kabupaten Blora menegaskan komitmennya dalam melestarikan dan mempromosikan nilai-nilai sejarah serta kebudayaan lokal di tingkat nasional. (MC Kab Blora/Teguh/Eyv).




















