Headline.co.id, Cianjur ~ Jakarta. Polda Jawa Barat mengumumkan bahwa rute selatan Cianjur layak dijadikan jalur alternatif untuk mudik Lebaran 2026. Namun, beberapa perbaikan dan penambahan rambu serta penerangan jalan umum masih diperlukan. Hal ini disampaikan oleh Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan setelah meninjau langsung kondisi jalur selatan Jawa Barat yang meliputi Sukabumi, Cianjur, Garut, hingga perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Kapolda menjelaskan bahwa keberadaan jalur alternatif selatan Jawa Barat dapat membantu mengurai kepadatan arus kendaraan di jalur tengah dan utara Jawa Barat selama arus mudik dan balik Lebaran. Jalur ini memungkinkan kendaraan melintas dari Lebak Banten, Sukabumi, Cianjur, Garut, dan seterusnya. “Jalur ini bisa menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan di jalur utama,” kata Kapolda, Kamis (5/2/2026).
Untuk memastikan kelancaran arus mudik, Kapolda menambahkan bahwa ada beberapa hal yang harus diperbaiki dan dipersiapkan agar jalur selatan Jawa Barat lebih aman dan nyaman bagi pemudik. Di sepanjang jalur selatan Jawa Barat, terdapat potensi terjadinya kecelakaan, terutama di wilayah hukum Sukabumi, sehingga diperlukan penambahan rambu peringatan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengatasi hal ini. “Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menambah rambu-rambu peringatan,” terangnya.
Setelah melakukan peninjauan langsung ke jalur selatan Jawa Barat, Kapolda menegaskan bahwa pihaknya segera melakukan evaluasi dengan menggelar rapat bersama pemerintah daerah. Hal ini bertujuan agar sejumlah kekurangan dapat dipenuhi sehingga jalur selatan layak dilalui saat mudik 2026. “Kami sudah mengadakan rapat evaluasi untuk memastikan jalur ini siap digunakan,” jelasnya.






















