Headline.co.id, Sleman ~ Dalam upaya mendukung ketersediaan stok darah yang aman dan berkualitas, Pemerintah Kalurahan Condongcatur bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kapanewon Depok dan didukung oleh PMI Kabupaten Sleman, menyelenggarakan kegiatan donor darah di Ruang Wacana Loka pada Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program unggulan Pemerintah Kabupaten Sleman, yaitu Pelayanan Darah Sleman Gratis atau Program Lada Manis, yang menanggung seluruh Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) bagi warga pemegang KTP Sleman.
Donor darah ini merupakan agenda rutin triwulanan yang dilaksanakan bersamaan dengan program Semanis Madu (Selasa Melayani Semua, Mudah dan Terpadu). Kolaborasi ini memungkinkan masyarakat yang hadir tidak hanya mendonorkan darah, tetapi juga mengakses berbagai layanan publik lainnya seperti perpanjangan SIM, pembayaran pajak kendaraan, layanan perbankan, konsultasi hukum dan kesehatan gratis, hingga servis motor murah.
Ketua PMI Kapanewon Depok, Sussi Listyaningsih, menyatakan bahwa untuk memenuhi target kuota guna mendukung Program Lada Manis, pihaknya secara aktif mengajak partisipasi dari berbagai instansi. “Kami terus berupaya mengajak berbagai pihak untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini,” kata Sussi.
Pada kegiatan Triwulan I tahun 2026 ini, tercatat 71 orang hadir dan setelah melalui skrining kesehatan, berhasil terkumpul 54 kantong darah. Sebanyak 17 calon pendonor lainnya tidak lolos karena kondisi seperti tekanan darah tidak normal, kadar hemoglobin tidak ideal, atau sedang mengonsumsi obat-obatan. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang telah berpartisipasi,” imbuhnya.
Sebagai bentuk apresiasi, para pendonor yang berhasil memberikan darahnya berkesempatan mengikuti undian doorprize. Koordinator Program Semanis Madu Kalurahan Condongcatur, Wasana, menyebutkan hadiah disediakan dari kerja sama dengan berbagai mitra seperti Bank Sleman, Bank BPD DIY, Honda, dan BNN Sleman. “Kami berterima kasih kepada semua mitra yang telah mendukung kegiatan ini,” ungkap Wasana.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan donor darah Triwulan II Tahun 2026 telah direncanakan kembali pada Mei 2026 di tempat yang sama, yaitu Ruang Wacana Loka yang dinilai representatif dan nyaman dengan fasilitas pendingin ruangan. “Kami berharap kegiatan berikutnya dapat berjalan lebih baik lagi,” katanya.
Program Lada Manis sendiri merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Sleman bersama PMI Sleman untuk menyediakan darah gratis bagi warga yang membutuhkan transfusi. Program ini menanggung BPPD sebesar Rp490.000 per kantong untuk berbagai komponen darah seperti Whole Blood, Thrombocyte Concentrate, Packed Red Cell, dan Fresh Frozen Plasma. Biaya tersebut mencakup seluruh proses pengolahan, pemeriksaan penyakit menular, hingga penyimpanan, demi menjamin keamanan dan kualitas darah yang diterima oleh pasien. (KIM Depok/Wasana)




















