Headline.co.id, Batang ~ Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang menjalin kerja sama dengan Fakultas Hukum Pascasarjana Universitas Semarang (USM) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Lapas. Kerja sama ini tidak hanya ditujukan untuk pegawai, tetapi juga membuka kesempatan bagi warga binaan yang telah menyelesaikan pendidikan di PKBM Wahana Ilmu untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.
Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Nurhamdan, menegaskan bahwa kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tidak hanya diperuntukkan bagi pegawai Lapas, tetapi juga bagi warga binaan. “Yang pertama diutamakan bagi pegawai kami, untuk menunjang peningkatan jenjang karir. Namun tidak menutup kemungkinan, apabila ada warga binaan yang ingin melanjutkan pendidikan, kami beri kesempatan menempuh pendidikan perkuliahan di Universitas Semarang,” ujarnya saat ditemui di lobi Lapas Kelas IIB Batang, Kabupaten Batang, Rabu (4/2/2026).
Peluang ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pegawai dan warga binaan, terutama karena pendidikan perkuliahan kini dapat dilakukan secara daring dengan dukungan fasilitas dari Lapas Batang. Direktur Pascasarjana Universitas Semarang, Muhammad Junaidi, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Universitas Semarang memberikan peluang bagi pegawai Lapas Batang untuk bergabung sebagai mahasiswa.
“Bahkan untuk Pascasarjana, kami siap memberikan potongan sebesar 10 persen, apabila ada 10 calon mahasiswa yang bergabung. Termasuk bagi warga binaan yang telah bebas nanti ingin melanjutkan ke bangku perkuliahan, kami buka kesempatan yang sama,” ungkap Junaidi. Ia menambahkan bahwa pemahaman hukum yang lebih baik akan membantu mereka menyesuaikan diri dengan kebijakan pemerintah, terutama setelah adanya KUHP baru.
Dekan Fakultas Hukum USM, Amri Panahatan Sihotang, menambahkan bahwa pihaknya mendukung penuh petugas Lapas dan warga binaan yang telah menyelesaikan pendidikan kejar paket A, B, dan C untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. “Kami bisa memfasilitasi baik melalui perkuliahan tatap muka, maupun daring, karena saat ini untuk melanjutkan pendidikan telah dimudahkan oleh kecanggihan teknologi,” ujarnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)





















