Headline.co.id, Boalemo ~ Kepala Dinas Sosial Dukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 71 di Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kegiatan belajar mengajar serta memantau perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat serupa di Desa Bongo, Kecamatan Wonosari.
Dalam kunjungan tersebut, Reflin didampingi oleh beberapa pejabat, termasuk Said Antule (Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial), Didi Wahyudi Bagoe (Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat), Syafrudin Lamusu (Kepala Dinas Sosial dan PMD Boalemo), serta perwakilan dari pihak sekolah. Sekolah ini diresmikan oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dan dirancang sebagai model pendidikan inklusif bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Reflin menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat Terintegrasi 71 menggabungkan kurikulum nasional dengan pengembangan bakat dan pembentukan karakter peserta didik. “Sekolah Rakyat merupakan sekolah unggulan pemerintah yang tidak hanya memberikan akses pendidikan formal, melainkan juga berbagai pelatihan keterampilan agar lulusannya menjadi unggul. Ini berbeda dengan sekolah konvensional,” ujar Reflin pada Selasa (3/2/205).
Di lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Wonosari, Reflin dan rombongan diterima oleh manajemen PT. SCS Group sebagai pelaksana pembangunan. Reflin menegaskan komitmen pemerintah pusat dengan mengalokasikan dana lebih dari Rp227 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan sekolah-sekolah ini. “Dengan pembangunan gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 71 ini, mudah-mudahan menjadi terobosan baru bagi pendidikan anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem,” harap Reflin.





















