Headline.co.id, Batang ~ Pemerintah Kota Padang Panjang mengajukan percepatan pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur strategis kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk meningkatkan konektivitas, keselamatan warga, dan pengendalian risiko bencana. Usulan ini disampaikan oleh Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, kepada Menteri PU, Dody Hanggodo, saat kunjungan kerja Menteri PU di Sumatra Barat pada Rabu, 28 Januari 2026.
Pertemuan yang berlangsung di Gedung Indojolito, Batusangkar, ini membahas sejumlah usulan infrastruktur prioritas yang dianggap mendesak dan berdampak langsung pada aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Padang Panjang. Usulan tersebut mencakup pembangunan Jembatan Ngalau dan Jembatan Gatot Subroto, pembangunan trotoar di sepanjang Jalan Sutan Syahrir, pengaspalan jalan dalam kota, perbaikan jaringan irigasi pascabencana, serta normalisasi Sungai Batang Anai.
Wali Kota Hendri Arnis menekankan bahwa infrastruktur yang diusulkan tidak hanya berfungsi sebagai penunjang mobilitas, tetapi juga sebagai bagian dari strategi mitigasi bencana dan peningkatan kualitas layanan publik. “Pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur ini merupakan kebutuhan mendesak bagi Padang Panjang. Infrastruktur yang kami usulkan sangat vital untuk mobilitas warga, keselamatan pengguna jalan, serta pengendalian dampak bencana,” ujar Hendri Arnis.
Hendri Arnis juga menambahkan bahwa dukungan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PU sangat diharapkan agar pembangunan dapat dilaksanakan secara terencana, optimal, dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan wilayah dan kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap usulan ini mendapat perhatian dan dukungan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait. Agenda ini diikuti oleh para kepala daerah se-Sumatra Barat dan seluruh Kepala Balai di lingkungan Kementerian PU wilayah Sumatra Barat, sebagai bagian dari sinkronisasi program pembangunan pusat dan daerah. Pemerintah Kota Padang Panjang menilai bahwa sinergi pusat dan daerah menjadi kunci dalam menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan keselamatan serta ketahanan kota terhadap potensi bencana.




















