Headline.co.id, Jakarta ~ Sebanyak 100 mahasiswa dari Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) diberangkatkan untuk berpartisipasi sebagai relawan dalam Program Mahasiswa Berdampak yang bertujuan mendukung pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra. Pelepasan para relawan ini dilakukan pada Kamis, 29 Januari 2026, dan dipimpin oleh Plt. Kepala BPPK, Sudarto, dengan didampingi oleh Direktur PKN STAN, Evy Mulyani, serta jajaran direksi dan manajemen PKN STAN.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala BPPK, Sudarto, menekankan pentingnya sikap proaktif dan inisiatif dari para relawan dalam merespons kebutuhan di lokasi terdampak bencana. Ia juga mengingatkan para mahasiswa untuk selalu menjaga kesehatan agar dapat memberikan kontribusi optimal selama kegiatan berlangsung. Sementara itu, Direktur PKN STAN, Evy Mulyani, menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatra melalui pendampingan teknis, sosial, dan ekonomi yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.
Sebelum diberangkatkan, para relawan telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan pembekalan psikologis. Selain mahasiswa, turut diberangkatkan pula 3 dosen dan 7 tenaga kependidikan PKN STAN sebagai pendamping. Di lokasi penugasan, para relawan akan terlibat langsung dalam proses pemulihan pascabencana dengan membantu perangkat pemerintahan dalam kegiatan pendataan dan pemetaan aset, serta memberikan pendampingan kepada masyarakat terdampak.
Program Mahasiswa Berdampak ini sejalan dengan arahan Presiden RI yang mendorong keterlibatan mahasiswa sekolah kedinasan dalam penanganan bencana sesuai dengan kapasitas dan bidang keilmuan masing-masing. Keterlibatan PKN STAN juga merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Dalam Negeri selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Sumatera Barat nomor 300.2.8/340/SJ tentang Pelibatan Peserta Sekolah Kedinasan dalam Percepatan Pemulihan Pascabencana.
Pelaksanaan program ini diharapkan dapat menjadi wujud kontribusi nyata PKN STAN dalam mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah terdampak, sekaligus sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan keilmuan di bidang keuangan negara, manajemen aset publik, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.






















