Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Metro Jaya telah meluncurkan Operasi Pekat Jaya 2026 menjelang bulan Ramadan untuk menanggulangi kejahatan jalanan dan aksi premanisme. Operasi ini dimulai pada 28 Januari dan akan berlangsung hingga 11 Februari 2026. Sebanyak 675 personel dikerahkan dalam operasi ini, seperti yang dijelaskan oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri, pada Rabu (28/1/26).
Irjen Pol. Asep menyatakan bahwa personel yang terlibat akan ditempatkan di daerah-daerah yang rawan kejahatan dan tawuran. Beberapa wilayah yang telah dipetakan sebagai daerah rawan meliputi kawasan Manggarai hingga Jalan Jenderal Basuki Rachmat (Basura). “Kami telah memetakan wilayah-wilayah yang rawan dan akan melakukan pengawasan ketat di sana,” ungkapnya.
Selain itu, kepolisian juga akan melakukan pendekatan langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan himbauan agar para siswa tidak terlibat dalam aksi tawuran. Patroli siber juga akan ditingkatkan guna memastikan keamanan di Jakarta. “Kami akan menjemput bola dengan mendatangi sekolah-sekolah dan memberikan edukasi kepada siswa,” tambah Irjen Pol. Asep.





















