Headline.co.id, Desa Bandungrejo Di Kecamatan Ngasem ~ Kabupaten Bojonegoro, kini mengembangkan potensi agrowisata anggur yang menarik perhatian. Di lokasi ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan kebun anggur yang luas dan merasakan pengalaman memetik buah anggur langsung dari pohonnya. Kebun ini dikelola oleh Junaidi, yang menanam berbagai varietas anggur seperti Everest, Julian, Laria, Jupiter, Cerny, dan Banana, dengan harga jual Rp100.000 per kilogram.
Junaidi menjelaskan bahwa dalam satu tahun, anggur dapat dipanen hingga dua kali, tergantung pada pengelolaan tanaman. “Sekali panen dapat menghasilkan sekitar empat kuintal dan biasanya habis terjual dalam waktu tiga hari,” ungkap Junaidi dalam siaran tertulis Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Selasa (27/1/2026). Kebun ini baru memasuki masa pembuahan pertama, karena tanaman baru ditanam sekitar satu tahun lalu, dan berdiri di atas lahan seluas 3.500 meter persegi dengan total 200 pohon anggur.
Sebagian besar pembeli lebih memilih anggur dengan sistem campuran berbagai varietas karena masing-masing memiliki karakter rasa yang berbeda. “Anggur Jupiter rasanya manis dan harum, Julian manis dengan kulit tipis, Laria renyah dan segar, sementara varietas lainnya juga memiliki keunikan tersendiri,” jelas Junaidi.
Keberadaan kebun anggur ini juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Bupati Bojonegoro bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro telah meninjau langsung lokasi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pertanian inovatif berbasis wisata. “Dengan tingginya antusiasme pengunjung dan pembeli, kami berharap kebun anggur Desa Bandungrejo dapat menjadi contoh pengembangan pertanian bernilai tambah serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa berbasis potensi lokal,” tambah Junaidi.
Akses menuju kebun anggur ini cukup mudah karena infrastruktur jalan menuju Desa Bandungrejo sudah memadai, sehingga pengunjung dapat mencapai lokasi dengan nyaman. (MC Prov Jatim/yan-hjr)





















