Headline.co.id, Sleman ~ SMA Negeri 1 Mlati kembali menggelar kegiatan Mlati Goes To Campus (MGTC) #3 pada Jumat (23/1), sebagai agenda tahunan yang melibatkan alumni untuk memberikan motivasi dan informasi seputar dunia perguruan tinggi kepada siswa kelas 12. Kegiatan yang diselenggarakan oleh OSIS sebagai perpanjangan program sekolah ini diikuti sekitar 143 siswa, menghadirkan 86 alumni serta melibatkan 15 perguruan tinggi dan unsur eksternal dari Koramil. Program ini bertujuan membekali siswa dengan pemahaman strategis menghadapi jalur masuk perguruan tinggi, seperti SNBP, SNBT, dan ujian mandiri. Pelaksanaan MGTC dipusatkan di lingkungan SMA Negeri 1 Mlati, Sleman, dengan rangkaian sosialisasi dan expo pendidikan.
Guru SMA Negeri 1 Mlati, Abdul Affif Rosidi, M.Pd., menjelaskan bahwa secara kelembagaan MGTC merupakan program sekolah yang pelaksanaannya dikoordinasikan oleh OSIS. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam kepanitiaan menjadi sarana pembelajaran organisasi sekaligus penguatan kolaborasi antara sekolah dan alumni.
“Iya. Sebenarnya ini memang program sekolah, kemudian karena kepanjangan tangan dari sekolah itu OSIS, maka kemudian proses teknis dan sebagainya diserahkan ke OSIS,” ujar Affif saat dikonfirmasi Headline News.
Affif menambahkan, kegiatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan siswa kelas 12 yang masih awam terhadap dunia pendidikan tinggi. Melalui interaksi langsung dengan alumni, siswa memperoleh gambaran nyata mengenai proses masuk kampus, kehidupan perkuliahan, hingga strategi memilih jalur pendidikan lanjutan, baik perguruan tinggi umum, kedinasan, maupun jalur TNI dan Polri.
“Harapannya dengan adanya kakak-kakaknya ke sini itu memberikan gambaran, bagaimana step masuk ke sana, bagaimana dunia kampus, bagaimana proses pembelajaran di kampus,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya pemahaman strategi seleksi masuk perguruan tinggi, khususnya pada jalur SNBP dan SNBT yang menuntut kecermatan dalam memilih jurusan sesuai nilai rapor serta kemampuan manajemen waktu saat ujian.
“Anak-anak perlu tahu trik-triknya, jangan sampai hanya sekadar memilih jurusan tapi tidak sesuai dengan kemampuan. Termasuk bagaimana menyiasati waktu yang minim dengan soal yang banyak,” jelas Affif.
Dari sisi partisipasi alumni, Affif menyebutkan sekitar 80 alumni hadir, namun hanya sekitar 22 orang yang tampil sebagai pemateri dan presenter. Seleksi ini dilakukan agar setiap kampus dapat terwakili secara proporsional tanpa menghabiskan waktu kegiatan secara berlebihan.
Untuk persiapan, panitia membutuhkan waktu sekitar tiga minggu, terutama dalam mengoordinasikan kehadiran alumni yang berada di luar kota, seperti Surabaya, Semarang, dan Bandung. Penentuan jadwal kegiatan memerlukan negosiasi agar dapat menyesuaikan agenda akademik para alumni.
“Kalau teknis di sekolah sebenarnya cepat, sekitar seminggu selesai. Yang lama itu menghubungi kakak-kakaknya dan menyesuaikan waktu mereka,” ungkapnya.
Affif juga berharap para alumni memiliki rasa handarbeni atau rasa memiliki terhadap almamater, menjaga nama baik sekolah, serta tetap menjalin komunikasi dengan pihak sekolah setelah lulus.
“Ketika suatu saat sekolah membutuhkan peran serta mereka, diharapkan tidak canggung untuk saling membantu,” katanya.
Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, sekitar 80–90 persen lulusan SMA Negeri 1 Mlati melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sisanya memilih jalur angkatan atau bekerja sementara sebelum melanjutkan studi.
Sementara itu, Ketua Pelaksana MGTC #3, Penny Ulung Antariksa, menjelaskan bahwa MGTC merupakan agenda tahunan yang mempertemukan alumni dengan siswa aktif untuk berbagi pengalaman dan motivasi.
“MGTC atau Mlati Goes To Campus adalah kegiatan di mana para alumni kembali ke sekolah untuk menyapa serta memberikan motivasi kepada adik-adik kelas agar termotivasi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” kata Penny.
Pada MGTC #3, agenda kegiatan meliputi sosialisasi Bintara yang disampaikan perwakilan Koramil serta Expo Universitas yang menghadirkan presentasi dan arahan dari berbagai perguruan tinggi. Tahun ini, panitia berhasil melibatkan 15 universitas dengan total 86 alumni yang berpartisipasi.
Menurut Penny, peningkatan jumlah alumni menjadi pembeda signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya melibatkan sekitar 20 alumni. Antusiasme alumni angkatan 2025 dinilai memperkuat kualitas transfer pengalaman dan jejaring bagi siswa.
“Perbedaan signifikan tahun ini terletak pada jumlah keterlibatan alumni yang meningkat drastis,” ujarnya.
MGTC #3 secara khusus menyasar siswa kelas 12 dengan total peserta sekitar 143 siswa agar mereka dapat lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi. Kepanitiaan kegiatan melibatkan OSIS dan MPK, dukungan guru khususnya bidang kesiswaan, partisipasi alumni, serta pihak eksternal seperti Koramil.
Dengan pendekatan kolaboratif antara sekolah, alumni, dan pemangku kepentingan eksternal, MGTC diharapkan terus menjadi ruang literasi pendidikan yang kredibel dan berkelanjutan bagi siswa SMA Negeri 1 Mlati dalam menentukan masa depan akademik mereka.




















