Headline.co.id, Nakhon Ratchasima ~ Pembukaan ASEAN Para Games ke-13 tahun 2025 di Thailand berlangsung meriah, menarik perhatian ribuan pengunjung yang memadati 80th Birthday Anniversary Stadium di Nakhon Ratchasima pada Selasa (20/1/2026). Acara ini dihadiri oleh masyarakat lokal dan internasional yang ingin menyaksikan langsung pesta olahraga disabilitas Asia Tenggara yang diadakan setiap dua tahun.
Sebelum memasuki stadion yang berkapasitas sekitar 20 ribu penonton, para pengunjung mengikuti prosedur keamanan dengan tertib. Mereka melewati alat pemindai X-ray dan menerima air minum kemasan sebelum diarahkan ke tribun penonton. Antusiasme terlihat sejak awal acara, dengan salah satu penonton asal Mueang, Nakhon Ratchasima, Aum, dan rekannya Keng, menyatakan kekaguman mereka terhadap pembukaan tersebut.
“Kami sangat senang. Pembukaan olahraga disabilitas ini berlangsung menakjubkan, mengangkat nilai kesetaraan dan persatuan,” ujar Aum dan Keng dalam siaran pers yang diterima , Rabu (21/1/2026). Mereka juga memuji parade kontingen dari negara-negara Asia Tenggara, menyebutnya sebagai defile yang sangat menawan.
Di tengah stadion, panitia menyiapkan panggung utama yang megah, berhadapan langsung dengan tribun VVIP. Tiga layar LED raksasa dipasang di tengah, kanan, dan kiri panggung, dilengkapi dengan tata cahaya serta permainan laser LED yang memanjakan mata penonton sepanjang acara. Rangkaian pembukaan diisi dengan tari-tarian tradisional, pertunjukan musik, serta visual cahaya yang dikombinasikan dengan teknologi modern.
Acara juga menampilkan parade kontingen atlet, pelatih, ofisial tim, serta jajaran National Paralympic Committee (NPC) dari seluruh negara peserta ASEAN Para Games 2025. Kontingen Indonesia tampil menonjol dalam defile, dipimpin oleh atlet para angkat berat Mabruk Arib Dzaky yang mengenakan busana adat Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia diikuti oleh Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Reda Manthovani serta sekitar 50 atlet dan ofisial Indonesia.
Penampilan kontingen Merah Putih disaksikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir dari tribun VVIP. ASEAN Para Games 2025 di Thailand menjadi ajang penting dalam memperkuat inklusivitas, sportivitas, serta persaudaraan antarnegara Asia Tenggara melalui olahraga disabilitas.



















