Headline.co.id, Bantul ~ Aksi pencurian dengan pemberatan menyasar warung makan Bakmi Jawa dan Lesehan Pecel Lele di Jalan KH. Wahid Hasyim No. 05, Karasan, Kalurahan Palbapang, Kabupaten Bantul, Minggu (18/1/2026) sore. Sebanyak 16 tabung gas elpiji 3 kilogram dilaporkan hilang dengan total kerugian mencapai Rp2,4 juta. Peristiwa tersebut dilaporkan pemilik warung ke Polsek Bantul dan kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan tersebut. Informasi itu disampaikan secara tertulis kepada headline.co.id.
“Telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan tabung gas 3 kilogram di ruko warung makan Bakmi Jawa dan Lesehan Pecel Lele wilayah Palbapang, Bantul,” ujar Iptu Rita Hidayanto dalam keterangannya.
Korban dalam kejadian ini adalah H (51), seorang wiraswasta asal Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak, Bantul. Berdasarkan data kepolisian, kejadian diketahui pertama kali sekitar pukul 15.30 WIB saat salah satu karyawan warung, Iswanto, tiba di lokasi untuk membuka warung.
Saat itu, Iswanto mendapati kondisi warung tidak seperti biasanya. Sebuah kursi terlihat berada di depan warung bakmi dan kran air di belakang ruko masih mengalir. Merasa curiga, ia kemudian memeriksa bagian dapur warung makan Lesehan Pecel Lele dan mendapati empat tabung gas 3 kilogram sudah tidak berada di tempat semula.
Sekitar 10 menit kemudian, saksi lainnya, Oktaviani Bella, tiba di lokasi. Ia diberi tahu oleh Iswanto bahwa tabung gas di dapur telah hilang. Oktaviani lalu mengecek warung bakmi yang berada di sebelah utara warung pecel lele melalui jendela dan melihat beberapa tabung gas 3 kilogram juga sudah raib dari tempat penyimpanan.
Mengetahui jumlah tabung yang hilang semakin banyak, pemilik warung bersama saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bantul sekitar pukul 17.00 WIB. Selang 10 menit kemudian, petugas piket fungsi Polsek Bantul tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan awal.
“Total kerugian akibat kejadian ini sebanyak 16 tabung gas 3 kilogram dengan estimasi nilai mencapai Rp2.400.000,” jelas Iptu Rita.
Selain Iswanto dan Oktaviani Bella, saksi lain dalam peristiwa ini adalah Siti Asmunah, karyawan warung yang berdomisili di Gilangharjo, Pandak, Bantul. Ketiganya memberikan keterangan awal kepada petugas terkait kondisi warung sebelum dan sesudah kejadian.
Dari hasil pemeriksaan sementara di lokasi, polisi menduga pelaku masuk ke dalam warung dengan cara merusak GRC penutup bangunan. Namun hingga saat ini, identitas pelaku masih dalam tahap penyelidikan.
“Pelaku masih dalam lidik. Dugaan sementara, pelaku masuk dengan merusak penutup GRC warung,” tambah Iptu Rita.
Sebagai informasi tambahan, korban diketahui telah menyewa ruko warung Bakmi Jawa selama sekitar tiga tahun, sementara warung makan Pecel Lele baru disewa sekitar dua bulan terakhir. Kondisi tersebut menjadi salah satu bahan pendalaman penyelidikan pihak kepolisian.






















