Headline.co.id, Badan Meteorologi ~ Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gempa bumi dengan magnitudo 4,6 mengguncang Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Jumat (26/1/26). Gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Pelaksana tugas (Plt) Kepala BMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, menyatakan bahwa gempa terjadi pada kedalaman dua kilometer. “Tidak berpotensi tsunami,” ujarnya, seperti dilansir dari laman RRI.
BMKG mencatat bahwa episenter gempa berada di koordinat 1,40 derajat Lintang Utara (LU) dan 120,93 derajat Bujur Timur (BT). Pusat gempa terletak di laut, sekitar 61 kilometer di utara Kabupaten Tolitoli. Menurut Nasrol Adil, gempa tersebut merupakan gempa bumi dangkal yang disebabkan oleh aktivitas sesar aktif. “Gempa bumi yang terjadi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” jelasnya.
Guncangan akibat gempa ini dirasakan oleh masyarakat di wilayah Tolitoli dengan skala intensitas III hingga IV MMI. Hingga saat ini, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan maupun laporan kerusakan akibat peristiwa tersebut. “Hingga saat ini hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya kejadian gempa bumi susulan. Serta belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut,” tambah Nasrol Adil.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta untuk terus memperbarui informasi resmi terkait aktivitas gempa melalui kanal resmi BMKG.





















