Headline.co.id, Jambi ~ Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk terus memperkuat pembangunan berbasis nilai religius sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat. Pada awal tahun 2026, Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha mengadakan Safari Jumat di Masjid Thoriqotul Jannah, RT 22 Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Jumat (02/12/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Maulana bertindak sebagai khatib sekaligus imam Sholat Jumat. Khutbah yang disampaikan menekankan pentingnya penguatan iman dan ketakwaan sebagai landasan utama dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Maulana mengajak jamaah untuk selalu bersyukur atas nikmat Allah Subhanahu wa ta’ala yang tak terhitung jumlahnya. Ia mengutip firman Allah, “Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya,” sebagai pengingat agar manusia tidak lalai menjaga nikmat yang telah diberikan.
Menurut Maulana, nikmat terbesar yang harus dipelihara adalah nikmat iman. Dengan iman yang kokoh, umat Islam akan terpanggil memenuhi seruan Allah, termasuk menunaikan Sholat Jumat dan meninggalkan sementara aktivitas duniawi demi mengingat-Nya. Dalam khutbahnya, Maulana juga mengingatkan makna waktu dan usia. Ia bersyukur masih diberi kesempatan berada di bulan Rajab, salah satu bulan yang dimuliakan Allah, seraya mengajak jamaah memperbanyak doa, dzikir, dan rasa syukur agar dipertemukan dengan bulan Sya’ban dan Ramadan.
Selain itu, Wali Kota mengajak jamaah untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, serta menjadikan ketakwaan sebagai bekal utama kehidupan. “Dunia adalah tempat mengumpulkan bekal, dan sebaik-baik bekal adalah takwa,” ujarnya. Maulana menegaskan bahwa iman tidak cukup berhenti pada keyakinan dan ucapan, tetapi harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Dengan keimanan yang baik, kata dia, akan lahir perilaku sosial yang baik pula. Karena itu, Pemerintah Kota Jambi terus mendukung berbagai program keagamaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Jambi Bahagia.
Memasuki tahun baru 2026, Maulana juga mengingatkan pentingnya menghargai waktu. Ia mencontohkan bagaimana Allah bersumpah atas waktu dalam Al-Qur’an, seperti dalam Surah Adh-Dhuha, Al-Fajr, dan Al-‘Asr. “Mereka yang tidak mampu memanfaatkan waktu dengan baik termasuk golongan orang-orang yang merugi,” tuturnya. Dalam konteks pembangunan daerah, Wali Kota menekankan bahwa visi Kota Jambi Bahagia salah satunya diwujudkan melalui masyarakat yang agamis. Pendidikan keimanan harus dimulai dari keluarga, diperkuat di lingkungan sekolah, dan didukung oleh kebijakan pemerintah.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan iman sebagai benteng pencegahan berbagai persoalan sosial, seperti perjudian, geng motor, dan perilaku menyimpang lainnya yang berpotensi merusak masa depan generasi muda. Safari Jumat, lanjut Maulana, menjadi sarana silaturahmi dan komunikasi moral pemerintah dan masyarakat, sekaligus ruang saling menasihati dalam kebaikan dan kesabaran. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Jambi juga menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu sebagai wujud kepedulian sosial yang diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.




















