Headline.co.id, Takengon ~ Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, melakukan kunjungan langsung ke sejumlah fasilitas kesehatan dan lokasi pengungsian di Kabupaten Aceh Tengah pada Jumat (19/12/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa layanan kesehatan tetap berjalan optimal di tengah situasi pascabencana yang masih berlangsung di daerah tersebut.
Dalam kunjungannya, Menteri Kesehatan didampingi oleh jajaran terkait dan meninjau tiga fasilitas layanan kesehatan utama, yaitu Puskesmas Kebayakan, Puskesmas Bebesen, dan Puskesmas Lut Tawar. Selain itu, Menkes juga mengunjungi posko pengungsian di Kampung Blang Mesrah untuk memantau kondisi kesehatan lingkungan, sanitasi, serta kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana.
Sebagai bagian dari respons cepat Pemerintah Pusat, Kabupaten Aceh Tengah menerima dukungan infrastruktur kesehatan melalui bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto. Bantuan tersebut mencakup Unit Ambulans Starling untuk mendukung mobilitas darurat, genset untuk memastikan pasokan listrik di fasilitas kesehatan, alat penjernih air (water purifier) untuk menyediakan air bersih siap konsumsi, serta logistik dan obat-obatan dalam jumlah yang memadai.
“Kami menyiapkan genset dan water purifier manual agar air bisa langsung digunakan. Harapannya, fasilitas kesehatan tetap beroperasi penuh dan pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti sedikit pun,” ujar Menteri Kesehatan saat berdialog dengan tenaga medis.
Respons cepat dari pemerintah pusat ini mendapat apresiasi dari para tenaga kesehatan di lapangan. Kepala Puskesmas Bintang, Nopiarni Fitri, yang mewakili seluruh Kepala Puskesmas se-Aceh Tengah, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang dinilai sangat krusial bagi kelangsungan layanan kesehatan. “Terima kasih Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Menteri Kesehatan. Bantuan ambulans hingga alat penjernih air ini sangat membantu kami di lapangan dalam memberikan pelayanan optimal kepada warga,” ungkap Nopiarni.
Menutup rangkaian kunjungannya, Menteri Kesehatan mengadakan rapat teknis bersama jajaran terkait di RSUD Datu Beru. Rapat ini membahas pemetaan kebutuhan mendesak, kesiapan tenaga medis, serta kelancaran distribusi logistik kesehatan agar penanganan pascabencana di Aceh Tengah dapat berjalan efektif dan tanpa hambatan birokrasi.
Kunjungan ini menjadi wujud nyata sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam menjaga dan melindungi kesehatan masyarakat Aceh Tengah di masa pemulihan pascabencana. (Fasya Harsa/MC Aceh Tengah)





















